Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Axiata Beberkan Jadwal Merger XL dan Smartfren
    Insight News

    Axiata Beberkan Jadwal Merger XL dan Smartfren

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Mei 2024Updated:31 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Pemegang saham mayoritas PT XL Axiata Tbk., Axiata Group Bhd, memperkirakan proses merger antara XL dengan PT Smartfren Telecom Tbk. yang dikuasai oleh Sinar Mas selesai pada akhir 2024.

    CEO Axiata Group Vivek Sood memaparkan optimisme Axiata soal proses merger XL dan Smartfren. Menurutnya, proses merger selalu membutuhkan waktu agar kedua pihak bisa saling mengenali calon mitranya.

    “Kami masih harus membicarakan detail soal pihak terkait dalam hal struktur kerja, nilai, sinergi, dan lain-lain. Ini fase yang sedang dilalui, termasuk due diligence mempersiapkan struktur organisasi,” kata Sood seperti dikutip The Star, Jumat (31/5/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ia mengatakan negosiasi dalam waktu dekat akan menghasilkan kesepakatan soal rencana transaksi. “Kami akan paparkan dengan lebih detail [dalam waktu dekat],” kata Sood.

    Sood mengatakan bahwa Axiata akan meneruskan transformasi struktural di Indonesia dengan tujuan mempercepat transformasi XL Axiata menjadi perusahaan layanan yang terkonvergensi dan PT Link Net Tbk. sebagai perusahaan yang fokus di jaringan fiber optik, serta membangun sinergi antara kedua perusahaan.

    Baru-baru ini, Axiata Group mengumumkan MoU dengan Sinar Mas untuk membahas potensi merger antara XL Axiata dan Smartfren.

    XL Axiata sebelumnya telah mengumumkan rencana pengambilalihan unit bisnis residensial atau bisnis B2C milik PT Link Net Tbk. (LINK) atau Linknet dengan nilai transaksi mencapai Rp1,87 triliun.

    Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), XL Axiata menyatakan bahwa transaksi ini mencakup pembelian Unit Bisnis Residensial, termasuk aktivitas penyewaan atas sekitar 3.300.000 Home Passed.

    “Obyek-obyek dari Transaksi Afiliasi adalah semua hak dan kepentingan dalam, dari dan atas ServeCo yang akan dialihkan oleh Linknet kepada Perseroan berdasarkan Perjanjian Pengalihan Usaha dan layanan yang akan dilakukan oleh Linknet,” jelas manajemen XL Axiata, dikutip Senin, (27/5/2024).

    Perseroan berharap, transaksi ini bisa mempercepat visi XL Axiata sebagai operator konvergensi terdepan di Indonesia, percepatan peningkatan penetrasi fixed broadband (FBB), serta pemanfaatan peluang pasar FBB yang masih memiliki penetrasi rendah namun dengan tren permintaan yang terus menguat.

    Selain itu, diharapkan terjadi potensi efisiensi atas kolaborasi jaringan mobile dan FBB, peningkatan mutu dan kualitas layanan kepada pelanggan, serta penyediaan pengalaman seamless bagi pelanggan melalui layanan terintegrasi yang mudah diakses dan merata.

    XL Axiata dan Linknet telah menandatangani perjanjian pengalihan bisnis B2C. Bisnis B2C Linknet meliputi internet service provider (ISP), IPTV, dan PayTV, termasuk layanan terkait penyimpanan 




    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.