Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Astronom Temukan Lubang Hitam Raksasa, Matahari Kalah
    Insight News

    Astronom Temukan Lubang Hitam Raksasa, Matahari Kalah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 April 2023Updated:3 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Para astronom berhasil menemukan lubang hitam berukuran raksasa. Bahkan, dilaporkan ukurannya lebih besar dari Matahari.

    Ukuran lubang hitam di semesta ini memang beragam. Ada yang beberapa kali massa Matahari hingga ada juga berukuran sangat besar disebut supermassive black hole yakni jutaan kali massa Matahari.

    Namun temuan terbaru berhasil memecahkan rekor. Tim peneliti menemukan lubang hitam dengan ukuran 30 miliar kali masa Matahari, dikutip dari SlashGear, Senin (3/4/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Obyek tersebut ditemukan oleh astronom dari Universitas Society yang diterbitkan pada jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.

    Penulis utama, James Nightingale dari Universitas Durham menjelaskan ukuran lubang hitam yang ditemukan timnya salah satu terbesar yang pernah ditemukan.

    “Lubang hitam khusus ini, kira-kira 30 miliar kali massa Matahari kita, merupakan salah satu yang terbesar yang pernah terdeteksi dan berada di batas seberapa besar yang diyakini dapat menjadi lubang hitam secara teoritis, jadi ini penemuan sangat menarik,” kata dia.

    Para astronom menemukan lubang hitam dengan menggunakan super komputer dan teleskop Luar Angkasa Hubble. Tim menggunakan metode baru mengidentifikasi massa besar lewat pemodelan.

    SlashGear mencatat pemodelan menggunakan fasilitas superkomputer DiRAC HPC atau Distributed Research using Advanced Computing – High Performance Computing (Riset Terdistribusi menggunakan Komputasi Lanjutan – Komputasi Kinerja Tinggi).

    Ini adalah pemodelan astronomi dan fisika partikel. Dengan cara itu para peneliti bisa memodelkan cahaya yang membelok di sekitar lubang hitam.




    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.