Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Astronaut SpaceX Mau Puasa di Orbit, Ternyata Ada Fatwanya
    Insight News

    Astronaut SpaceX Mau Puasa di Orbit, Ternyata Ada Fatwanya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Februari 2023Updated:24 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ada sejumlah astronaut yang menghabiskan bulan Ramadan di luar angkasa. Ternyata ada cara untuk menentukan lama puasa di sana.

    Dalam studi berjudul Muslims in Outer Space yang dipublikasikan di Harvard Divinity School, menuliskan penentuan shalat dan puasa selama Ramadan. Menurut para ulama, mereka bisa mengikuti zona waktu tempat saat meninggalkan Bumi, dikutip Jumat (24/2/2023).

    Keputusan itu dibuat saat salah satu astronaut muslim akan pergi ke luar angkasa bernama Sheikh Muszaphar Shukor asal Malaysia. Dia meluncur tahun 2007 dengan Soyuz TMA-11 Rusia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Saat itu pemerintah Malaysia mengadakan pertemuan dengan 150 sarjana hukum Islam, ilmuwan, dan astronaut membuat pedoman bagi Shukor. Mereka akhirnya mengeluarkan fatwa untuk membantu astronaut di masa depan.

    Karena keputusannya mengikuti tempat meninggalkan Bumi, untuk Shukor berada di Kazakhstan.

    Selain itu, mereka juga mengatakan untuk sujud saat salat di lingkungan tanpa gravitas bisa melakukan gerakan sesuai kepala mereka atau membayangkan gerakan yang umum dilakukan di Bumi.

    Sementara bulan akhir ini, seorang astronaut muslim juga akan menghabiskan bulan Ramadhan di antariksa. Dia adalah Sultan Al Neyadi yang merupakan awak misi Crew-6 SpaceX.

    Al Neyadi direncanakan akan meluncur dari Bumi pada 26 Februari 2023 mendatang. Dia menjelaskan akan mencoba berpuasa selama beberapa hari di antariksa.

    “Kita akan lihat bagaimana hasilnya,” ungkapnya dikutip dari Space.com. “Kami sebenarnya diizinkan untuk makan-makanan yang cukup dan mencegah peningkatan kekurangan makanan atau nutrisi atau hidrasi”.


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.