Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple Rilis Fitur Lockdown Mode, Bikin iPhone Tak Bisa Dihack
    Insight News

    Apple Rilis Fitur Lockdown Mode, Bikin iPhone Tak Bisa Dihack

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Juli 2022Updated:9 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple mengumumkan fitur baru untuk iPhone bernama Lockdown Mode. Fitur tersebut untuk pengguna profil tinggi seperti politisi dan aktivis aman dari peretasan yang disponsori negara.

    Lockdown Mode akan mematikan beberapa fitur di iPhone membuatnya kurang rentan pada spyware. Dengan cara ini mengurangi jumlah fitur yang diakses oleh pelaku peretasan dan potensi dihack, dikutip dari CNBC Internasional, Kamis (7/7/2022).

    Beberapa yang dimatikan adalah fitur preview dari iMessage, membatasi JavaScripts di browser Safari, mencegah profil konfigurasi baru dipasang, memblokir wired connections untuk mencegah data perangkat disalin, serta mematikan permintaan layanan Apple yang masuk termasuk FaceTime.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Apple juga bersedia memberikan uang hingga US$2 juta pada para peneliti yang menemukan celah keamanan pada Lockdown Mode.

    Fitur baru itu diumumkan setelah adanya laporan peretasan yang disponsori negara. Peretas itu bisa meretas iPhone model terbaru dengan serangan zero-click yang didistribusikan lewat pesan teks. Bahkan bisa berhasil meski pengguna tidak mengklik link.

    Apple pada akhirnya dipanggil pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk mengatasi masalah tersebut. Bulan Maret lalu, anggota parlemen menekan pembuat iPhone untuk rinciang serangan, khususnya apakah bisa mendeteksi mereka, berapa banyak yang ditemukan dan kapan atau dimana kejadiannya.

    CNBC Internasional mencatat peretasan itu memiliki motivasi keuangan. Sementara sebgian besar malware dideain membuat pengguna menyerahkan informasi berharga seperti password atau memberi penyerang akses ke akun keuangan.

    Fitur terbaru dari Apple itu ditujukkan untuk beberapa orang yang merasa menjadi sasaran peretasan disponsori negara dan butuh keamanan tingkat tinggi. Korban yang biasanya menajdi target serangan spyware kelas militer termasuk jurnalis, aktivis hak asasi manusia, eksekutif bisnis, pejabat publik.

    “Sementara sebagian besar pengguna tidak akan pernah menjadi korban serangan siber yang sangat ditargetkan kami akan bekerja tanpa lelah untuk melindungi sejumlah kecil pengguna yang jadi korbannya,” kata kepala teknik dan arsitektur keamanan Apple, Ivan Krstic.

    Lockdown Mode tidak akan aktif secara default namun diaktifkan dengan pengaturan iPhone dalam satu ketukan, ungkap perusahaan. Fitur juga tersedia untuk iPad dan Mac. 

    Fitur tersebut akan tersedia untuk pengujian versi beta minggu ini. Kemungkinan baru dirilis secara publik musim gugur.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    iPhone 14 Resmi Dirilis, Apple Setop Jual iPhone Ini?

    (npb/roy)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.