Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aplikasi Word di Laptop Terancam Disadap, Dampaknya Mengerikan
    Insight News

    Aplikasi Word di Laptop Terancam Disadap, Dampaknya Mengerikan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Agustus 2024Updated:26 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Penjahat siber makin marak bertebaran dan memanfaatkan kelemahan atau kerentanan pada perangkat teknologi. Terbaru, Cisco Talos mengatakan ada 8 celah kelemahan yang ditemukan pada aplikasi Microsoft di perangkat Apple berbasis macOS.

    Kelemahan itu bisa dimanfaatkan para penipu untuk merekam video dan suara dari perangkat pengguna, mengakses data sensitif, dan sebagainya.

    Adapun kelemahan yang terdeteksi ada di Word, Excel, OneNote, Outlook, PowerPoint, dan Teams, dikutip dari The Register, Rabu (21/8/2024).

    “Microsoft mengatakan masalah ini berisiko kecil. Mereka berdalih beberapa aplikasinya perlu mengizinkan pemuatan file yang tidak terotoritasi untuk mendukung plugin. Mereka juga menolak untuk memperbaiki masalah tersebut,” kata Francesco Benvenuto, Senior Security Research Engineer di Talos.

    Model keamanan Apple berbasis izin dan bergantung pada kerangka transparansi, persetujuan, dan kontrol (TCC). Bagi pengguna yang akrab dengan macOS, sistem ini yang bertanggung jawab meminta izin pengguna untuk menjalankan aplikasi baru, dan menampilkan perintah ketika aplikasi tersebut ingin mengakses penyimpanan sensitif seperti kontak, foto, kamera web, dll.

    Masalahnya, jika sistem Microsoft memberikan izin akses file ke perangkat pengguna, maka penjahat siber tak perlu repot-repot mengelabui target untuk menjalankan program berbahaya.

    Mereka bisa langsung mengeksploitasi Word, misalnya dengan menanam malware untuk mengakses file-file yang dilindungi di dalam perangkat.

    Tim Talos menekankan bahwa satu-satunya plugin yang tersedia untuk aplikasi macOS Microsoft adalah add-in Office. Artinya, tidak ada alasan yang jelas untuk menjalankan plugin dari pihak ketiga.

    Peneliti tidak memberikan penjelasan lebih jauh tentang bagaimana masalah ini dapat disalahgunakan dalam serangan nyata.

    Investigasi ini lebih berfungsi sebagai pengingat tentang cara vendor perangkat lunak mengirimkan aplikasi ke macOS yang mungkin tidak seaman yang diyakini pengguna.

    Meskipun Microsoft menetapkan kerentanan ini sebagai status berisiko rendah dan menolak untuk menambalnya, Microsoft telah memperbarui aplikasi Teams dan OneNote, menghapus hak yang memungkinkan injeksi file, yang pada dasarnya mengurangi bug.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Dirjen Aptika Mundur Buntut Pusat Data Nasional Diserang Hacker




    Next Article



    Penipu WhatsApp Banyak Modusnya, Lakukan Ini Jika Kena Jebakan



    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.