Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Amerika dan China Kejar-Kejaran AI, Ini Taktik Baru Joe Biden
    Insight News

    Amerika dan China Kejar-Kejaran AI, Ini Taktik Baru Joe Biden

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Oktober 2023Updated:24 Oktober 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Amerika Serikat (AS) mengumumkan strategi baru untuk mengembangkan teknologi dalam negeri dengan lebih masif dan terstruktur.

    Ia menunjuk puluhan pusat teknologi dalam negeri yang fokus pada Artificial Intelligence (AI).

    AI memang jadi pusat perhatian banyak pihak saat ini. Termasuk China dan AS yang kerap berlomba untuk bisa mendominasi teknologi terbaru.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Terdapat 31 pusat teknologi yang mendapatkan hibah masing-masing US$40 hingga US$75 juta (Rp 635 miliar-Rp1,1 triliun). Lokasinya tersebar di 32 negara bagian1 dan Puerto Riko.

    Selain AI, pusat teknologi tersebut juga berfokus pada sejumlah bidang termasuk komputasi kuantum, energi bersih, kedokteran, dan bioteknologi.

    “Dukungan kuat pada rencana suatu kawasan teknologi yang penting dan menjadi pemimpin global dekade berikutnya,” kata Administrasi Pembangunan Ekonomi AS, dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (24/10/2023).

    Langkah terbaru ini disahkan berdasarkan aturan CHIPS dan Sains AS. Aturan yang disahkan Agustus 2022 bertujuan meningkatkan manufaktur semikonduktor dan rantai pasok dalam negeri, serta memberikan dana investasi kepada pusat teknologi sebesar US$10 miliar (Rp 158 triliun).

    Gedung Putih menyatakan pusat teknologi akan memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi. Termasuk juga membantu meningkatkan daya saing Amerika.

    “Tech Hubs berfokus pada investasi dalam teknologi yang penting bagi pertumbuhan ekonomi, keamanan nasional, dan penciptaan lapangan pekerjaan, serta akan membantu masyarakat di seluruh negeri menjadi pusat inovasi yang penting untuk daya saing Amerika,” jelas Gedung Putih.

    Seluruh pusat yang diumumkan itu, Gedung Putih menyebutkan mewakili keberagaman Amerika. Pihak pemerintah mencatat telah terlalu lama pertumbuhan dan peluang ekonomi berpusat di sejumlah kota pesisir pantai.

    AS Kejar-Kejaran dengan China

    Sebelumnya, dilaporkan AS mulai kebakaran jenggot dengan teknologi AI yang dimiliki China.

    Pakar keamanan siber AS mendesak panel Kongres untuk bertindak cepat mengimbangi ancaman yang ditimbulkan oleh AI buatan China.

    Dikhawatirkan, sektor militer, komunitas bisnis, dan teknologi AS akan tertinggal jauh dari upaya China mendominasi perekonomian dunia.

    Anggota parlemen juga membahas perlunya lebih banyak pendanaan karena pengeluaran China hampir melebihi AS dalam hal tenaga kerja, peralatan, dan program pengembangan AI. Pemerintah AS berencana mengeluarkan US$5,5 miliar untuk AI tahun depan, sementara China telah menghabiskan US$14,75 miliar.

    “Kongres harus berperan untuk menetapkan struktur tata kelola yang tepat,” kata John Brennan, manajer umum perusahaan manajemen data Scale AI.

    Beberapa rancangan undang-undang sedang menunggu keputusan di Kongres yang berupaya menyeimbangkan keamanan siber dengan risiko campur tangan pemerintah yang menghambat perkembangan teknologi. Mereka fokus pada perlindungan data yang dapat dicuri dan digunakan oleh musuh dalam model AI.


    Artikel Selanjutnya


    Paus Fransiskus Tulis Buku tentang Kecerdasan Buatan

    (npb/npb)


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.