Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan Jerman Larang HP Lenovo dan Motorola Dijual
    Insight News

    Alasan Jerman Larang HP Lenovo dan Motorola Dijual

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Mei 2024Updated:20 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pengadilan distrik Jerman telah memerintahkan larangan penjualan perangkat Lenovo dan Motorola di negara tersebut.

    Motorola, anak perusahaan dari raksasa teknologi China Lenovo, dilarang menjual semua jenis ponselnya dengan modul WWAN (Wireless Wide Area Network) yang mendukung akses internet seluler melalui jaringan seluler. Itu berarti semua ponsel Moto, termasuk jajaran Edge 50 terbaru, tidak akan tersedia di Jerman.

    Situs web Motorola di Jerman juga telah menghapus semua jejak penjualan HP, dan saat ini hanya menjual beberapa aksesori.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu, website Lenovo di Jerman menyatakan bahwa konfigurasi seluler beberapa laptopnya hanya akan tersedia hingga persediaan habis.

    Larangan penjualan Lenovo dan Motorola di Jerman terjadi setelah Lenovo dinyatakan bersalah melanggar paten yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi Amerika, InterDigital.

    Pada awal Mei, InterDigital mendapatkan perintah pengadilan terhadap Lenovo di Jerman, dan pada 8 Mei, pengadilan Munich untuk sementara memberlakukan larangan penjualan terhadap Lenovo.

    Sebagai tanggapan, Lenovo akan mengajukan banding atas keputusan pengadilan dengan menyatakan bahwa persyaratan InterDigital tidak adil, demikian dikutip CNBC Indonesia dari Android Authority, Jumat (17/5/2024).

    Jerman sebelumnya melarang penjualan perangkat Oppo dan OnePlus, menyusul perselisihan paten dengan Nokia.

    Perusahaan-perusahaan tersebut kemudian melanjutkan operasinya di Jerman setelah menandatangani perjanjian lisensi paten global dengan Nokia.


    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.