Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Pinjol yang Kredit Macetnya Tinggi, Ini 4 Penyebabnya
    Insight News

    Ada Pinjol yang Kredit Macetnya Tinggi, Ini 4 Penyebabnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Februari 2023Updated:28 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah platform peer-to-peer lending (p2p lending) masih mencatatkan kredit macet cukup tinggi. Bahkan ada yang capaian TKB90-nya di bawah 90%.

    Ketua Bidang Edukasi, Literasi dan Riset AFPI, Entjik S. Djafar menjelaskan ada beberapa alasan hal itu terjadi. Salah satunya karena segmentasi market dari platform pinjaman online (pinjol).

    “Ini sangat mempengaruhi beberapa hal. Yang pertama adalah market segmentation dari pada masing-masing platform itu sendiri,” kata Entjik dalam Profit CNBC Indonesia, Senin (27/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu alasan lainnya, dan yang terpenting, terkait scoring modal. Entjik menjelaskan kontrol modal tiap platform berbeda.

    “Tentunya sangat mempengaruhi kualitas dari peminjam yang diberikan,” ungkapnya.

    Alasan ketiga terkait manajemen risiko. Entjik menjelaskan jika dilakukan maka saringan masalahnya akan semakin selektif.

    Terakhir, Entjik menjelaskan upaya penagihan juga menjadi penyebab masih adanya pinjol yang mengalami kredit macet. “Upaya penagihan atau collection system dari masing-masing platform itu sendiri,” jelas dia.

    Dalam kesempatan itu, dia juga menyinggung terkait tingkat TKB90 beberapa platform yang rendah. Menurutnya, itu dialami 5 perusahaan saja, namun karena presentase yang buruk membuatnya berdampak pada keseluruhan industri.

    Sebagai informasi, TKB 90 adalah tingkat keberhasilan pinjol untuk memberikan fasilitas penyelesaian pinjaman dengan jangka waktu pengembaliannya adalah hingga 90 dari jatuh tempo. Jadi jika presentasenya rendah, ini bisa diartikan banyak pengguna sebuah platform yang tidak membayar uang yang dipinjam.

    “Sebenarnya kalau kita melihat yang platform ataupun penyelenggara-penyelenggara peer-to-peer itu masih masih banyak yang bagus,” jelas Entjik.



    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.