Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Pesaing Pesan Antar Baru, Grab-Gojek-Shopee Bisa Tumbang?
    Insight News

    Ada Pesaing Pesan Antar Baru, Grab-Gojek-Shopee Bisa Tumbang?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Juli 2022Updated:21 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Layanan antar makanan milik AirAsia mulai mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Setelah pada awalnya hanya beroperasi di wilayah Tangerang, sejak akhir bulan lalu layanan ini sudah bisa dinikmati oleh penduduk Jakarta.

    Dalam akun Instagramnnya tanggal 30 Juni 2022 lalu, AirAsia menyatakan jika layanan tersebut telah hadir di Jakarta. Pihak perusahaan juga meminta pengguna untuk mencobanya langsung di aplikasi AirAsia.

    “Akhirnya datang juga: airasia food ke Jakarta! Kami siap lepas landas demi bikin perut kamu puas! Coba sekarang juga hanya di airasia Super App!” tulis AirAsia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebelumnya pada Maret lalu, AirAsia resmi debut di Indonesia dan hanya bisa diakses di wilayah Tangerang. Pantauan CNBC Indonesia, Kamis (21/7/2022), fitur Food sudah online di Jakarta bahkan telah menyesuaikan dengan lokasi terdekat dari penggunanya.

    Cara memesannya pun mudah seperti menggunakan layanan lain yang sudah tersedia sebelumnya, klik menu Food di halaman depan aplikasi. Berikutnya pilih restoran dan klik makanan atau minuman yang diinginkan.

    AirAsia juga memiliki opsi makanan diantar langsung atau pengguna dapat mengambilnya sendiri di restoran.

    Masuknya AirAsia menambah panjang pemain yang bermain di bisnis pengantaran makanan. Sebelumnya sudah ada Gojek, Grab, Shopee, dan Traveloka yang telah ada di sektor ini sebelumnya.

    Ramainya sektor ini kemungkinan karena tampil cemerlang di tengah pandemi. Pada laporan e-Conomy SEA 2021 dari, salah satunya menyebut peralihan kebiasaan konsumen menggunakan digital melesat dari 2020 ke paruh pertama 2021 mencapai 21 juta konsumen.

    Gross Merchandise Value atau GMV sektor digital juga bertumbuh US$6,9 miliar tahun 2021 dari US$5,1 miliar pada tahun 2020. Artinya melonjak 36% hanya dalam waktu satu tahun.

    GMV sektor layanan antar makanan dan transportasi juga diprediksi terus akan bertumbuh pada 2025 mendatang. Sektor itu akan bertumbuh 25% mencapai US$16,8 miliar.

    [Dexpert.co.id]


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.