Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Kabar Baik Bagi Anda yang Booster Pfizer atau AstraZeneca
    Insight News

    Ada Kabar Baik Bagi Anda yang Booster Pfizer atau AstraZeneca

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Agustus 2022Updated:20 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah vaksin dijadikan booster di Indonesia. Termasuk diantaranya Pfizer dan AstraZeneca dengan keefektifan masing-masing untuk melindungi penerimanya dari varian Covid-19 termasuk Omicron.

    Sebuah penelitian di Brasil dengan Universitas Oxford mengamati efektivitas vaksin pada mereka yang menerima dua dosis pertama Sinovac dengan booster dari AstraZeneca, Pfizer-BioNTech, atau Johnson&Johnson.

    Penelitian tersebut menggunakan 1.240 sukarelawan dari San Paulo dan Salvador Brasil. Hasilnya penerima booster dari platform vektor dan mRNA lebih kuat untuk melawan varian Covid-19 seperti Delta dan Omicron.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Studi ini memberikan pilihan penting untuk pembuat kebijakan di banyak negara menggunakan vaksin tidak aktif [Sinovac dan Sinopharm] telah digunakan,” kata pemimpin studi dan direktur Oxford Vaccine Group, Andrew Pollard, dikutip dari Reuters, Jumat (19/8/2022).

    Sebagai informasi AstraZeneca dan Johnson&Johnson menggunakan platform vektor, sedangkan Pfizer dan Moderna dengan mRNA.

    Vaksin yang menggunakan platform vektor menggunakan versi lemah dari virus lain. Dengan begitu akan mengirimkan instruksi genetik dan membuat protein pada virus yang perlindungannya dicari.

    Untuk mRNA, vaksin dibuat dengan mengirimkan transkrip genetik dan instruksi membuat protein virus. Ini akan berguna untuk mengajari tubuh bertahan saat melawan infeksi.

    Selain melihat penggunaan booster dengan vaksin platform vektor dan mRNA, para peneliti juga mengamati pemberian tiga dosis Sinovac. Mereka yang mendapatkan vaksin tersebut tetap memperlihatkan adanya peningkatan antibodi.

    Namun hasilnya menunjukkan agak berbeda dengan penerima yang mendapatkan dua dosis Sinovac serta booster jenis vaksin yang berbeda.


    Artikel Selanjutnya


    Terbukti Manjur! Ini Vaksin Covid Paling Bagus Untuk Booster


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.