Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»5 Kebiasaan yang Membuat HP Cepat Rusak, Jarang Disadari
    Insight News

    5 Kebiasaan yang Membuat HP Cepat Rusak, Jarang Disadari

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Desember 2023Updated:18 Desember 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa kebiasaan menggunakan HP dinilai wajar, tetapi ternyata malah bikin HP cepat rusak.

    Penggunaan HP sehari-hari yang salah dapat membuat kinerja HP Anda menurun, mulai dari kinerja baterai sampai menyerang bagian software.

    Dalam sebuah laporan dari firma riset data.ai ‘State of Mobile 2023’, masyarakat Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai ‘pecandu HP’. Banyak orang disebut menghabiskan waktu 5,7 jam dalam sehari untuk menggunakan ponselnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kebiasaan menggunakan HP terlalu lama ternyata merusak mental. Bahkan penemu HP, Martin Cooper meminta semua orang tidak bergantung pada perangkat gadget dan bisa mencari kesibukan lain.

    Hal ini dia sampaikan saat menjadi bintang tamu di acara BBC Breakfast beberapa waktu. Saat itu, pembawa acara mengaku menghabiskan waktu hingga lima jam per hati untuk menggunakan ponsel.

    Cooper yang menciptakan Motorola DynaTAC 8000X mengaku tak menggunakan ponselnya terlalu lama. Dia mengatakan hanya 5% waktunya dihabiskan untuk beraktivitas dengan HP.

    Jika Anda belum bisa mengurangi waktu menggunakan HP, paling tidak coba hilangkan beberapa kebiasaan buruk ini yang bisa merusak HP. Berikut beberapa hal yang harus dihindari, dirangkum CNBC Indonesia, Selasa (14/11/2023).

    1. Menggunakan Kabel Charger Murah

    Hal utama yang kerap dilakukan pengguna adalah membeli kabel pengisi daya yang murah dan tidak bermerek.

    Ini bukan soal produsen terpercaya seperti Anker atau yang memiliki sertifikasi Made For iPhone, tapi kabel USB tanpa nama yang Anda temukan seharga Rp 10 ribuan.

    Banyak dari kabel ini yang dapat merusak HP secara permanen. Belilah pengisi daya yang original atau dari merek terkenal yang sudah dijamin kualitasnya.

    2. Tak pakai casing

    Anda mungkin lebih senangmenyukai tampilan HP tanpa casing karena lebih bersih, namun risikonya tidak sepadan. Bahkan serpihan dan retakan kecil pun dapat merusak integritas struktural dan memperbesar kemungkinan terjadinya kerusakan dalam skala besar.

    Tidak hanya itu, retakan kecil tersebut dapat merusak nilai jual kembali HP saat Anda ingin menjual iPhone atau Android sebelum melakukan upgrade.

    Jika Anda benar-benar ingin membuat HP itu ‘telanjang’, bersiaplah untuk membayar biaya perbaikan jika terjadi insiden.

    3. Sering menguras baterai

    Baterai HP menurun seiring pemakaian, setelah beberapa tahun masa pakai baterai maksimal tidak akan setinggi saat perangkat masih baru.

    Hal-hal ini tidak dapat dihindari, namun kebiasaan buruk dapat mempercepat degradasi tersebut dan mematikan baterai Anda lebih cepat.

    Untuk menghindari hal ini, Anda harus melakukan pengosongan daya secara teratur, dan mengisi ulang daya baterai sebelum habis total.

    Jangan khawatir untuk mengisi dayanya semalaman. Usahakan baterai tetap di atas 30% atau lebih, biarkan daya baterai sesekali habis untuk mengkalibrasi sensor, dan Anda akan menjaga baterai tetap sehat selama mungkin.

    4. Sering selfie di dalam air

    Tidak ada gadget yang benar-benar “tahan air”, terlepas dari apa yang diklaim oleh produsen. Perangkat tertentu mungkin lebih kedap air dibandingkan perangkat lain, namun selalu ada kemungkinan air dapat masuk ke dalam, dan semakin sering memaparkan perangkat ke air, semakin Anda menurunkan ketahanannya.

    Jadi meskipun perangkat Anda memiliki peringkat IP67 atau IP68, gunakanlah di dalam air dengan hemat. Ini mungkin tidak langsung merusak HP Anda, tetapi seiring waktu dan paparan berulang hanya akan menimbulkan masalah.

    5. Malas update software

    Pembaruan software wajib rutin dilakukan jika ada update baru dari penyedia layanan.

    Kebiasaan buruk yang sering dilakukan orang adalah menunda atau bahkan sengaja tidak melakukan update.

    Salah satu rutin melakukan update yakni dapat melindungi perangkat dari malware dan masalah serius lainnya.

    Jangan menundanya update jika sudah muncul yang baru. Pastikan aplikasi Anda juga diperbarui, karena sering kali aplikasi tersebut berisi perbaikan bug dan pembaruan keamanan serupa yang membuat Anda tetap aman.

    (dem/dem)


    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.