Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»4 Tahun Lepas dari Android, Huawei Engap Hadapi Kompetisi
    Insight News

    4 Tahun Lepas dari Android, Huawei Engap Hadapi Kompetisi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Februari 2023Updated:2 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Huawei resmi meluncurkan sistem operasi HarmonyOS sejak 2019 lalu, ketika masuk dalam daftar hitam pemerintah Amerika Serikat (AS). Saat itu, pemerintahan Donald Trump memutus akses perusahaan ke sistem operasi Android milik Google.

    Jalan 4 tahun menjadi perusahaan ‘mandiri’ tanpa tergantung dengan Google, agaknya Huawei masih bisa bertahan. Tahun ini, Huawei akan memperkenalkan flagship teranyarnya, P60 dan P60 Pro dengan sistem operasi HarmonyOS teranyar.

    Digadang-gadang, sistem operasi itu akan membawa perbaikan pada bugs dan meningkatkan stabilitas. Selain itu, bocoran menyebut desain HarmonyOS 4.0 akan dirombak habis-habisan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Agaknya Huawei makin ambisius menghadapi kompetisi. Baru-baru ini laporan dari Strategy Analytics menunjukkan market share HarmonyOS tumbuh 2% sepanjang tahun lalu.

    Angka itu tentu masih jauh tertinggal dibandingkan Android dan iOS. Diketahui, market share Android mencapai 81%, dikutip dari Gizchina, Kamsi (2/2/2023).

    Dominasi Android memang tak terelakkan, apalagi banyak sekali pabrikan HP yang bergantung padanya. Sebut saja Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, dkk.

    Di nomor 2, selain Android ada iOS yang meraup market share 18%. Meski market share iOS tampak kecil dibandingkan Android, tetapi angka itu bertumbuh 4% selama 5 tahun terakhir. Pada 2017 lalu, iOS hanya punya market share sebanyak 14% dan Android sebanyak 86%.

    Sepertinya terlalu muluk-muluk jika Huawei ingin bersaing dengan Android. Mungkin jika rivalnya cuma terpatok pada iOS masih ada harapan, meski juga sulit.

    Beberapa saat lalu, CEO Shenzen Kaihong Digital Industry Development Co, Wang Chenglu, menyampaikan keynote speech. Dalam pemaparannya, ia mengatakan bahwa HarmonyOS bukan Android, iOS, atau sistem operasi satu perangkat (single-device).

    Ia mengatakan bahwa jika sebuah perangkat menggunakan HarmonyOS, perangkat itu tak terlalu bernilai.

    [Dexpert.co.id]

    (tib)


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.