Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»4 Budaya Toxic di Kantor Google, Ini Pengakuan Mantan Pegawai
    Insight News

    4 Budaya Toxic di Kantor Google, Ini Pengakuan Mantan Pegawai

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Februari 2023Updated:17 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Mantan karyawan Google mengkritik keras budaya perusahaan. Bahkan menyebutkan 4 masalah budaya toxic di sana.

    Kritikan itu disampaikan oleh Praveen Seshadri melalui blog personalnya di Medium dengan tagline ‘What ails Google‘. Dia menuliskan soal masa depan perusahaan yang suram karena iklim internalnya, dikutip dari Insider, Jumat (17/2/2023).

    Empat masalah dalam budaya Google yang dia sebutkan adalah tidak ada misi, tidak ada urgensi, delusional, serta kesalahan tata kelola (mismanagement).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Perusahaan yang dulunya hebat perlahan-lahan berhenti berfungsi,” ungkap Seshadri yang bergabung di Google sejak raksasa itu mengakuisisi aplikasi AppSheet buatannya.

    Dalam beberapa waktu terakhir, Google memang jadi sorotan. Mulai dari memotong bonus, PHK karyawan, hingga ikut melawan kepopuleran chatbot OpenAI bernama ChatGPT.

    Belum lama ini Google mengumumkan kehadiran chatbot buatan sendiri Bard. Namun ternyata dianggap reaktif dan memicu ketidaksetujuan oleh karyawan yang membuat sejumlah meme dalam platform internal disebut MemeGen.

    Dalam unggahannya, Seshadri juga mengkritik karyawan dan menyebut MemeGen sebagai ‘ruang kubangan’. Dia menyebut keluhan dalam platform itu tidak membantu apapun.

    “Lihatlah ke cermin dan lihat apakah Anda bisa mengubah sesuatu yang positif pada level tim Anda dan produk Anda serta pelanggan Anda,” kata Seshadri.

    Seshadri membandingkan karyawan Google dengan tikus yang terjebak dalam labirin. Bahkan proses di dalam internal dari persetujuan, peluncuran, tinjauan hukum disebutnya mempersulit pekerjaan.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Fitur Baru Anti Kepo, Hapus Data Anda di Google Search

    (tib)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.