Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»300 Juta Orang Jadi Korban di Internet, Waspada Anda Salah Satunya
    Insight News

    300 Juta Orang Jadi Korban di Internet, Waspada Anda Salah Satunya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Mei 2024Updated:28 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Lembaga keamanan anak global, Childlight, merilis laporan baru yang menunjukkan masalah eksploitasi seksual pada anak di era internet.

    Laporan tersebut berdasarkan meta analisis pada 125 studi representatif yang dipublikasikan antara 2011 hingga 2023. Hasilnya, 1 dari 8 anak atau sebanyak 302 juta anak muda mengalami eksploitasi seksual (sexual abuse/exploitation).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lebih lanjut, Childlight juga menganalisa jutaan laporan ke lima lembaga pengawas dan organisasi kebijakan. Antara lain Internet Watch Foundation (IWF), National Center for Child Protection (NCMEC), Canadian Center for Child Protection (C3P), International Association of Internet Hotlines (INHOPE), dan International Child Sexual Exploitation (ICSE).

    Childlight menemukan hampir 13% dari total populasi anak di dunia telah menjadi korban untuk pengambilan, pembagian, dan exposure terhadap gambar dan video seksual tanpa konsen.

    Lalu, lebih dari 12% anak di dunia diestimasikan terlibat dalam pembicaraan seksual yang tak diinginkan, termasuk chat seksual (sexting), pertanyaan yang mengarah ke seksual, dan permintaan aktivitas seksual tanpa persetujuan.

    Kasus eksploitasi seksual yang menimpa anak-anak muda dikatakan melonjak sejak pandemi Covid-19. Pasalnya, kebiasaan menjajal internet berubah saat orang makin intens menghabiskan waktu di dunia online.

    Anak-anak lebih sering mengakses internet untuk belajar, bermain, dan bersosialisasi. Hal ini memicu para predator online mengeksploitasi mereka untuk terlibat dalam aktivitas seksual secara online.

    Ada juga peningkatan pada ‘financial sextortion’. Predator mengancam akan menyebarkan foto/video seksual anak-anak jika tak mau memberikan bayaran dalam nominal tertentu. Hal ini juga memicu peningkatan kasus bunuh diri di dunia.




    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.