Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»3 Teknologi Rahasia Ukraina Bikin Rusia Meleyot, Simak!
    Insight News

    3 Teknologi Rahasia Ukraina Bikin Rusia Meleyot, Simak!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Maret 2023Updated:6 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Selama setahun terakhir, Ukraina menggunakan teknologi mumpuni untuk melawan Rusia. Ini terbagi dalam tiga tingkatan.

    Sistem tertingginya berasal dari bantuan AS. Antara lain seperti baterai misil Patriot, Sistem Roket Artilerti Mobilitas Tinggi atau High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS), High-speed Anti Radiation Missile (HARM), dan Anti-tank Portable Missile Javelin.

    Namun, Ukraina agak membatasi penggunaan senjata-senjata itu karena biaya dan persyaratan pelatihan yang menyulitkan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Gizmodo mencatat Ukraina hanya mengirimkan 20 HIMARS. Selain itu juga hanya mendapatkan satu baterai dari sistem Patriot, dikutip Senin (6/3/2023).

    Penggunaan Patriot juga butuh pelatihan di Amerika Serikat. Senjata itu juga perlu sistem pendukung dengan suku cadang dan pemeliharaan khusus.

    Sistem persenjataan tingkat menengah Ukraina termasuk drone seperti Bayraktar TB2, Switch Blade dan Scan Eagle. Drone tersebut sudah disediakan dalam jumlah ratusan dengan pelatihan yang minimal dan keuntungan di medan perang.

    Menurut Gizmodo, teknologi tingkat menegah itu mampu membuat Ukraina bisa menghadapi ancaman langsung dari Rusia dan sambil menggunakan sistem berteknologi tinggi.

    Untuk sistem tingkat rendah terdiri dari produk yang tersedia secara komersial dan siap pakai. Misalnya drone quadcopter dan terminal internal satelit Starlink.

    Ukraina menggabungkan seluruh tingkatan senjata itu di medan perang. Starlink, misalnya, memastikan konektivitas tetap tersambung antara komandan, personel untuk mengidentifikasi target dan unit garis depan yang menyerang target.

    Sementara untuk drone, pada quadcopters dipasang untuk penggunaan militer dan drone tingkat menengah bisa memberikan target kritis dan data pengawasan secara 



    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.