Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Zomato Tutup Permanen di RI, Padahal Baru Melantai Bursa
    Insight News

    Zomato Tutup Permanen di RI, Padahal Baru Melantai Bursa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Februari 2023Updated:10 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Aplikasi agregator restoran dan tempat makan asal India, Zomato, akhirnya memutuskan tutup layanan secara permanen di Indonesia. Hal ini diumumkan melalui laman resminya.

    “Selamat tinggal Jakarta. Ini adalah perjalanan yang menyenangkan, tetapi sayangnya kami harus menyetop operasi kami di sini,” tulis Zomato, dikutip Jumat (10/2/2023).

    Sebelumnya, Zomato sudah lebih dulu menutup kantor operasionalnya di Indonesia pada Oktober 2020 lalu. Saat itu sudah tercium bahwa bisnis Zomato tengah lesu di tengah pandemi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, kala itu aplikasi Zomato masih berjalan. Warga RI masih bisa mengeksplor tempat makan dan tempat nongkrong favorit.

    Di saat yang bersamaan pada Mei 2021 atau 7 bulan setelah menyetop kantornya di Indonesia, Zomato melantai di bursa India pada Mei 2021.

    Dalam pengajuan ke regulator pasar saham India kala itu, manajemen Zomato mengatakan perusahaan akan menerbitkan saham baru senilai 75 miliar rupee (US$ 1 miliar).

    Tak hanya itu, sebelum masuk ke pasar saham, Zomato juga tengah mempertimbangkan pencarian dana secara private (terbatas) lainnya dengan target dana 15 miliar rupee atau US$ 201,1 juta, sehingga ini bisa mengurangi jumlah dana yang rencananya akan kumpulkan secara publik lewat IPO tersebut.

    Zomato didirikan di New Delhi pada 2008. Perusahaan ini mampu membangun namanya sebagai salah satu startup paling sukses di India, dengan tim yang terdiri lebih dari 5.000 karyawan yang menjangkau lebih dari 10.000 kota di sebanyak dua lusin negara, dari Sri Lanka, Slovakia hingga Afrika Selatan.

    Perusahaan ini menjadi headline media internasional pada Januari lalu setelah mengakuisisi Uber Eats milik Uber di India dengan imbalan menyerahkan hampir 10% saham kepada perusahaan teknologi asal AS itu dalam bisnisnya. Pengguna, restoran dan pekerja pengiriman di platform Uber saat itu dialihkan ke aplikasi Zomato.

    Pencatatan saham Zomato itu akan menjadi momen besar bagi industri teknologi India.

    [Dexpert.co.id]

    (fab/fab)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.