Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Zilingo Skors Bosnya Sendiri Ankiti Bose, Ada Apa?
    Insight News

    Zilingo Skors Bosnya Sendiri Ankiti Bose, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 April 2022Updated:12 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Start marketplace fesyen Zillingo menghentikan sementara (suspend) Ankiti Bose dari jabatannya sebagai chief executive officer (CEO) setelah investor mempertanyakan pelaporan akuntasi perusahaan usai berusaha untuk menggalang pendanaan baru.

    Informasi ini berasal dari seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut. Penyelidikan dilakukan oleh para investor termasuk Temasek Holdings dan Sequoia Capital yang memulai investigasi praktis keuangan perusahaan.

    Zilingo sendiri mencoba mengumpulkan US$150 juta hingga US$200 juta (Rp 2,1 triliun – Rp 2,8 triliun) dengan bantuan dari Goldman Sachs Group. Jika penggalangan dana ini sukses valuasi Zilingo diprediksi akan mencapai lebih dari US$1 miliar.

    Namun akhirnya investor mulai mempertanyakan keuangan perusahaan sebagai bagian uji tuntas. Auditor Zilingo mengajukan pertanyaan tentang praktik akuntansi perusahaan.

    Kekhawatiran berpusat pada cara Zilingo, mencatat transaksi dan pendapatan di seluruh platform yang mencakup ribuan pedagang kecil. Regulator juga menyebut Zilingo belum mengajukan laporan keuangan tahunan sejak 2019, seperti dilaporkan Bloomberg News dan dikutip dari Economics Times, Selasa (12/4/2022).

    Ankiti Bose juga sudah angkat bicara terkait masalah ini. Dia membantah tudingan itu dan dua orang sumber mengatakan Bose mengklaim penangguhannya dari jabatan CEO akibat keluhannya tentang pelecehan.

    Dia telah menyewa seorang pengacara Abraham Vergis dari Providence Law Asiauntuk mewakilinya, dan menyebut penyelidikan itu sebagai “perburuan penyihir.

    Masalah ini membuat posisi top perusahaan semakin kosong. Serta membuat nasib buruk bagi startup berusia 7 tahun yang didirikan Ankiti Bose serta Dhruv Kapoor selaku Chief Technology and Product Officer.

    Sebelumnya dua direktur Zilingo, Xu Wei Yang dari Temasek dan Albert Shyy dari Burda Principal Investments meninggalkan dewan direksi pada bulan lalu. Sementara itu Chief Official Officer James Perry juga meninggalkan jabatannya pada 2020 lalu. Sebelumnya dia merupakan veteran di Citigroup.

    Pada awalnya Zilingo mulai bekerja dengan pedagang kecil yang menjual ke konsumen, lalu berkembang ke daerah terdekat. Saat para pendiri berbicara dengan para penjual kecil, mereka menyadari banyak yang tidak bisa mengakses ke teknologi dan modal.

    Untuk itu mereka mengembangkan software serta tools lain untuk pedagang dapat mengakses pabrik dari Vietnam atau Bangalore. Berikutnya memperlancar proses rumit pada pengiriman yang melibatkan lintas batas.

    Pada awal 2019, Zilingo juga sudah mengumpulkan US$226 juta (Rp 3,2 triliun) dari investor termasuk Sequoia dan Temasek. Ini membuat valuasinya menjadi US$970 juta (Rp 13,9 triliun).

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.