Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»YouTuber Kaget, Tak Terima Kaosnya Dipakai Penembak Donald Trump
    Insight News

    YouTuber Kaget, Tak Terima Kaosnya Dipakai Penembak Donald Trump

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Juli 2024Updated:17 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pelaku penembakan Donald Trump pada Sabtu (13/7) lalu di Pennsylvania terdeteksi adalah seorang pemuda berusia 20 tahun bernama Thomas Crooks. 

    Saat melakukan aksinya, Crooks ternyata memakai kaos yang dijual YouTuber terkenal, Matt Carriker. Hal itu membuat sang YouTuber kaget dan tak menerima kenyataan bahwa kaosnya dipakai seorang kriminal. 

    Crooks sendiri diketahui telah tewas ditembak Secret Service AS yang mengawal keamanan Trump saat melangsungkan kampanye. 

    Sebagai infromasi, Carriker merupakan sosok di balik channel YouTube terkenal ‘Demolition Ranch’. Channel tersebut fokus pada topik soal senjata dan sudah menghimpun 11,6 juta subscriber, berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Selasa (16/7/2024).

    Carriker lantas membuat video yang membahas soal kaosnya yang digunakan Crooks dalam aksi penembakan. Video yang diunggah sekitar 15 jam lalu tersebut sudah mengumpulkan 3,6 juta views.

    Kaos yang dimaksud memiliki motif bendera AS di lengan dan tulisan ‘Demolitia’ di bagian dada dan punggung. Kaos itu merupakan merchandise yang dijual Carriker. 




    Foto: Thomas Crooks, pelaku penembakan Donald Trump, memakai kaos yang dijual oleh YouTuber terkenal. (Tangkapan layar NY Post)
    Thomas Crooks, pelaku penembakan Donald Trump, memakai kaos yang dijual oleh YouTuber terkenal. (Tangkapan layar NY Post)

    “Saya kaget dan kebingungan saat mengetahui penembak Donald Trump menggunakan merchandise dari channel saya,” kata dia.

    “Kami memproduksi t-shirt tersebut di Texas dan menjualnya ke seluruh dunia. Kami tak mendeteksi siapa pembeli merchandise kami. Saya berharap saya bisa mendeteksinya dan menyetop orang-orang seperti ini terasosiasi dengan merchandise kami. Tapi ini sudah terjadi, ia menambahkan.

    Ia mengaku mendapat telepon dari media dan pihak lainnya yang menanyakan apakah dia pernah bertemu Crooks. Dengan tegas Carriker mengatakan Crooks hanya seorang penggemar yang membeli kaos dari toko online miliknya.

    Saksikan video di bawah ini:

    Tak Cuma SDM, Ini Tantangan Perkuat Bisnis Fintech Lewat Teknologi AI




    Next Article



    Usai Ditembak, Donald Trump Posting Ini di Media Sosial



    (fab/fab)

    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.