Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Yandex Berubah Total Mulai 31 Juli 2024, Jangan Kaget!
    Insight News

    Yandex Berubah Total Mulai 31 Juli 2024, Jangan Kaget!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Juli 2024Updated:16 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan induk Yandex di Belanda, Yandex NV, akan berhenti menggunakan brand Yandex mulai 31 Juli 2024. Namanya akan berganti menjadi Nebius.

    Hal tersebut menyusul kesepakatan untuk memisahkan aset perusahaan dari Rusia. Konsorsium investor di Rusia membeli bisnis Yandex dengan harga US$5,4 miliar atau setara Rp 87 triliun.

    Kesepakatan ini mengakhiri kepemilikan Yandex NV di Rusia yang kerap disebut ‘Google Rusia’. Hal ini kemungkinan akan memperketat kontrol pemerintah Rusia ke bisnis internet di negaranya.

    Selain itu, hal ini menandai keluarnya bisnis asing dari Rusia yang terbesar sejak invasi ke Ukraina 2 tahun lalu, dikutip dari Reuters, Selasa (16/7/2024).

    Yandex NV mengatakan telah menjual saham minoritas sebesar 28% sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

    Yandex NV memperoleh pendapatan senilai US$2,8 miliar atau Rp 45 triliun dari sana.

    “Dengan kesepakatan ini, Yandex NV telah benar-benar lepas dari bisnis yang ada di Rusia,” kata perwakilan Yandex NV.

    Yandex menjadi pembuka industri teknologi di Rusia sejak booming dotcom pada akhir 1990-an. Perusahaan tersebut langsung mendominasi mesin pencari dan iklan digital, ride-hailing, hingga e-commerce dan layanan lainnya.

    Empat bisnis Yandex NV di sektor cloud, data labelling, kendaraan tanpa awak, dan teknologi pendidikan, tetap dipertahankan oleh Yandex NV yang berubah nama menjadi Nebius Group.

    Yandex Rusia menegaskan Yandex NV akan berhenti menggunakan brand Yandex mulai 31 Juli 2024.

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Adopsi Layanan Keuangan Berbasis AI, Bisnis Bisa ‘Naik Kelas’?


    (fab/fab)

    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.