Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Yahoo PHK 1.600 Orang, Pangkas Divisi Iklan Digital
    Insight News

    Yahoo PHK 1.600 Orang, Pangkas Divisi Iklan Digital

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Februari 2023Updated:12 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Yahoo akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atas 1.600 pegawai. Pegawai di divisi iklan digital perusahaan dipangkas hingga setengahnya.

    Pengumuman PHK dirilis Yahoo melalui pernyataan publik pada Kamis (10/2/2023) waktu setempat. Yahoo menyatakan berencana mengurangi 20% dari total pegawai mereka di seluruh dunia secara bertahap hingga akhir 2023.

    Menurut Axios, total pegawai yang terimbas dengan kebijakan PHK mencapai 1.600 orang. Pekan ini, 1.000 karyawan Yahoo telah di-PHK.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Yahoo, yang dulu bersaing ketat dengan Google, kini dikuasai oleh perusahaan private equity Apollo Global Management. Apollo membeli 90% saham Yahoo dari Verizon pada September 2021. Pada saat itu, jumlah karyawan Yahoo mencapai 10.000 orang.

    Kebijakan PHK adalah bagian dari upaya perusahaan untuk merampingkan bisnis iklan digital Yahoo. Juru bicara Yahoo menyatakan bahwa strategi Yahoo for Business telah lama “kesulitan mengikuti standar bisnis lain perusahaan.”

    “Dengan fokus baru Yahoo Advertising, kami akan mengurangi jumlah tenaga kerja divisi Yahoo for Business sebesar 50% pada akhir 2023,” kata juru bicara Yahoo kepada CNBC International.

    Perubahan dalam Yahoo termasuk penutupan divisi iklan digital mereka Gemini. Sebagai gantinya, Yahoo akan fokus bergantung kepada kemitraan mereka dengan Taboola.

    Pada November, Yahoo mencaplok 25% saham perusahaan jejaring iklan Taboola dan menandatangani kerja sama 30 tahun dalam bisnis native advertising (iklan dalam bentuk yang menyerupai artikel media digital).

    “Keputusan ini tidak pernah mudah, tetapi kami percaya perubahan ini akan menyederhanakan dan memperkuat bisnis iklan kami dalam jangka panjang, sekaligus membuat Yahoo bisa memberikan nilai yang lebih baik kepada pelanggan dan mitra,” kata juru bicara Yahoo.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Badai PHK Startup Hantam Dunia, Calon Investor IKN Juga Kena

    (dem)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.