Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»XL Axiata Siap Rebutan Frekuensi Baru, Tapi Jangan Mahal
    Insight News

    XL Axiata Siap Rebutan Frekuensi Baru, Tapi Jangan Mahal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Januari 2024Updated:25 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – XL Axiata mengaku masih menunggu kabar lebih lanjut dari pemerintah terkait lelang frekuensi. Operator seluler berlogo biru itu mengaku siap mengikuti aturan yang diberikan pemerintah mengenai lelang.

    Head of External Communication XL Henry Wijayanto menyatakan XL Axiata membutuhkan frekuensi serta menyatakan minatnya untuk mengikuti lelang tender frekuensi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Satu yang diharapakan pihaknya adalah harganya dapat terjangkau.

    “XL berminat untuk tender frekuensi dan membutuhkan tambahan frekuensi, kita ngikutin jadwal dari pemerintah. Kita berharap harganya terjangkau lah,” ujarnya kepada CNBC Indonesia saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/1/2024).

    Pemerintah menjadwalkan frekuensi 700 Mhz dan 26 Ghz siap dilelang tahun ini. Lelang keduanya akan dilakukan secara bersamaan.

    “Lelangnya dibundling,” kata Direktur Penataan Sumber Daya Ditjen SDPPI Kementerian Kominfo, Denny Setiawan.

    Dia menjelaskan lelang frekuensi diupayakan dilakukan tahun 2024. Ini dilakukan menunggu kesiapan, termasuk regulasi pendukung.

    “Proses lelang diupayakan dilaksanakan 2024 setelah siapnya semua persiapan dan regulasi pendukung,” ungkap dia.

    Sebagai informasi, frekuensi 26 Ghz yang dilelang Kominfo memiliki lebar 2,7 Ghz. Untuk frekuensi 700 Mhz sebelumnya digunakan untuk siaran TV analog.

    Pengalihan ke siaran digital atau program Analog Switch Off (ASO) menghasilkan adanya digital dividen sebesar 112 Mhz. Akan ada 90 Mhz untuk layanan telekomunikasi.

    Sebelumnya, kesiapan lelang frekuensi 700 Mhz menunggu siaran TV analog benar-benar telah dimatikan. Ini diungkapkan Dirjen SDPPI Ismail yang ditemui beberapa waktu lalu.

    “Belum bisa saya jawab, karena nunggu Pak Menteri [Kominfo Budi Arie Setiadi]. Tapi yang pasti ada kondisi di mana dalam keniscayaan ASO supaya bener-bener bersih dari siaran analog,” kata Ismail ditemui dalam acara Detikcom Leaders Forum: Arah Industri Telekomunikasi Indonesia, di Jakarta.

    Selain alokasi 112 Mhz, ASO juga menghasilkan cadangan sebesar 40 Mhz. Nantinya ini akan digunakan untuk perkembangan teknologi di masa depan.



    Artikel Selanjutnya


    XL dan Smarfren Disebut Mau Merger

    (fab/fab)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.