Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Xiaomi-Vivo-Oppo Blokir Aplikasi HP, Perintah Xi Jinping Cs
    Insight News

    Xiaomi-Vivo-Oppo Blokir Aplikasi HP, Perintah Xi Jinping Cs

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 September 2023Updated:26 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Toko aplikasi China punya aturan baru untuk para pengembang aplikasi. Dampaknya, aplikasi-aplikasi dapat diblokir dengan aturan baru tersebut.

    Berdasarkan perintah pemerintahan Xi Jinping, toko aplikasi China harus menerapkan standar baru untuk platformnya. Pemerintah setempat ingin bisa menyaring aplikasi mobile yang beredar dan dapat diakses untuk warga China.

    Aturan itu mewajibkan pengembang untuk memasukkan sejumlah dokumen yang terkait detail bisnis ke pemerintah.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Setiap toko aplikasi mobile setempat diberikan waktu hingga akhir Agustus lalu. Toko aplikasi Android yang dioperasikan Tencent, Huawei, Oppo serta Vivo juga telah memberitahu para pengembang soal aturan tersebut.

    Jika pengembang tidak menyertakan dokumen-dokumen yang diminta, maka aplikasi tersebut langsung akan diblokir dari toko aplikasi.

    Standar baru ini akan berdampak pada industri pengembang aplikasi. Bukan hanya terancam diblokir, para pengembang juga akan kesulitan saat merilis aplikasi baru di China.

    CEO firma pengembang aplikasi AppInChina, Rich Bishop menjelaskan pihak toko aplikasi telah mengonfirmasi aturan tersebut. Termasuk kewajiban mereka memasukkan dokumen bisnisnya.

    “Toko aplikasi Android sudah mengonfirmasi bahwa aplikasi baru harus memasukkan dokumen untuk dilihat pemerintah. Aplikasi yang sudah ada juga harus memasukkan dokumen,” kata Bishop, dikutip dari Reuters, Senin (11/9/2023).

    “Aturan ini mengharuskan aplikasi global yang ingin beroperasi di China untuk membentuk entitas lokal atau bekerja sama dengan mitra lokal,” ia menambahkan.



    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.