Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Xi Jinping Ngamuk, Antek Joe Biden Ikut Blokir China
    Insight News

    Xi Jinping Ngamuk, Antek Joe Biden Ikut Blokir China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Januari 2024Updated:4 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – China ngamuk dan mendesak Belanda untuk menghormati prinsip-prinsip perdagangan pasar.

    Protes tersebut dilakukan sehari setelah pembuat mesin chip ASML mengatakan pemerintah Belanda telah mencabut izin ekspor yang mencakup pengiriman beberapa peralatannya ke China.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Perusahaan yang berbasis di Veldhoven, Belanda tersebut mengatakan bahwa pengiriman yang terkena dampak termasuk sistem litografi tertentu.

    “Izin pengiriman sistem litografi NXT:2050i dan NXT:2100i pada tahun 2023 baru-baru ini telah dicabut sebagian oleh pemerintah Belanda, sehingga berdampak pada sejumlah kecil pelanggan di China,” kata perusahaan, dikutip dari Reuters, Rabu (3/1/2024).

    ASML sendiri mendominasi pasar global untuk sistem litografi, yang menggunakan laser untuk membantu membuat sirkuit chip.

    Ketika ditanya tentang langkah pemerintah Belanda, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin mendesak Belanda untuk tidak memihak, menghormati prinsip-prinsip pasar dan hukum, mengambil tindakan praktis untuk melindungi kepentingan bersama kedua negara dan perusahaan mereka, serta menjaga stabilitas rantai pasok internasional.

    SMIC dan rekan pengecorannya Hua Hong, Nexchip Semiconductor, Wuhan Xinxin Integration Dianlu Manufacture dan United Nova Technology, tidak menanggapi permintaan komentar.

    Dalam beberapa tahun terakhir, China telah menjadi pasar ASML terbesar ketiga setelah Taiwan dan Korea Selatan, namun menjadi yang terbesar pada kuartal ketiga tahun 2023, dengan meyumbang 46% total penjualan perusahaan.

    Pada tahun 2023, Amerika Serikat mengumumkan peraturan yang memberi Washington hak untuk membatasi ekspor mesin Twinscan NXT1930Di ASML jika mesin tersebut berisi suku cadang AS.

    Segera setelah itu, beberapa anggota parlemen Belanda menantang Menteri Perdagangan Belanda mengenai apakah Amerika Serikat telah bertindak benar dalam menerapkan aturan secara sepihak yang mengatur ekspor mesin pembuat chip ASML lainnya ke Tiongkok.

    “Dalam diskusi baru-baru ini dengan pemerintah AS, ASML telah memperoleh klarifikasi lebih lanjut mengenai cakupan dan dampak peraturan pengendalian ekspor AS,” kata pembuat peralatan semikonduktor itu dalam sebuah pernyataan.

    “ASML berkomitmen penuh untuk mematuhi seluruh hukum dan peraturan yang berlaku termasuk undang-undang pengendalian ekspor di negara tempat kami beroperasi.”


    Artikel Selanjutnya


    Xi Jinping Blokir, Raksasa AS Dituduh Curi Teknologi China

    (fab/fab)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.