Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Xi Jinping Makin Garang, Siapkan Rp 610 T Lawan Chip AS
    Insight News

    Xi Jinping Makin Garang, Siapkan Rp 610 T Lawan Chip AS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 September 2023Updated:5 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – China makin ambisius menggarap industri chip dalam negeri. Hal ini membuktikan bahwa pemerintahan Xi Jinping tak ciut menghadapi sanksi pelarangan ekspor alat manufaktur chip dari Amerika Serikat (AS) dan sekutu.

    Menurut dua sumber dalam industri, pemerintah China akan meluncurkan program pendanaan baru senilai US$ 40 miliar atau sekitar Rp 610 triliun untuk memajukan sektor semikonduktor. Hal ini demi meningkatkan daya saing dengan AS dan negara kompetitor lain.

    Jika kabar ini benar, maka pendanaan terbaru ini menjadi yang terbesar dibandingkan dua pendanaan pemerintah sebelumnya yang diluncurkan melalui China Integrated Circuit Industry Investment Fund atau ‘Big Fund’.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebelumnya, pendanaan serupa pernah dirilis pada tahun 2014 senilai 138,7 miliar yuan (Rp 289 triliun) dan pada 2019 senilai 200 miliar yuan (Rp 417 triliun), dikutip dari Reuters, Selasa (5/9/2023).

    Salah satu area investasi yang menjadi fokus adalah penyediaan alat manufaktur chip. Pasalnya, selama ini China mengandalkan pabrikan asing (AS, Belanda, Jepang) untuk menyokong komponen tersebut.

    Namun, AS mengumumkan aturan baru pada Oktober 2022 yang membatasi ekspor alat manufaktur chip canggih untuk China. Keputusan tersebut digadang-gadang merupakan upaya melumpuhkan industri teknologi China.

    Presiden China Xi Jinping sudah sejak lama mewanti-wanti pentingnya melepas ketergantungan ke asing untuk urusan semikonduktor. Urgensinya makin tinggi pasca hubungan China dan AS memanas.

    Menurut sumber dalam, program pendanaan baru untuk sektor chip di China sudah disetujui. Kementerian Keuangan China berencana untuk berkontribusi sebesar 60 miliar yuan (Rp 120 triliun) untuk mendukung program tersebut, menurut satu sumber.

    Hingga kini, Big Fund belum mengonfirmasi kabar ini. Menurut semua sumber dalam, program pendanaan ini memang masih bersifat rahasia.

    Kementerian Keuangan serta Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China pun menolak berkomentar.

    Belum jelas kapan program pendanaan ini akan resmi diluncurkan. Timeline dan rencana rinci untuk pendanaan tersebut juga belum diungkap. Kita tunggu saja.



    Artikel Selanjutnya


    Joe Biden Sukses Lumpuhkan Teknologi China, Cek Data Terbaru

    (fab/fab)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.