Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Xi Jinping Ketahuan Bayar Ratusan Influencer di Luar China
    Insight News

    Xi Jinping Ketahuan Bayar Ratusan Influencer di Luar China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 November 2023Updated:30 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintahan Xi Jinping disebut merangkul lebih banyak influencer asing untuk mengakses pasar dalam negeri. Mereka akan digunakan sebagai alat menebar propaganda China.

    Langkah tersebut terbilang cukup aneh, mengingat China selama ini dikenal cukup tegas mengawasi internet dalam negerinya. Mereka yang ingin mengakses internet China harus sangat pro-Beijing.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Laporan tersebut berasal dari lembaga think tank, Australia Strategic Policy Institute (ASPI). Mereka menganalisa lebih ari 120 influencer asing yang aktif menggunakan sejumlah raksasa platform video streaming seperti Bilibili, Douyin, Xigua dan Toutiao.

    Hasil pengamatan menyebutkan kepopuleran para influencer asing meningkat dengan menjual nasionalisme. Dari sana mereka berhasil menarik puluhan juta pengikut di platform-platform China.

    “Peraturan internet China mendorong pengguna aktif mempromosikan propaganda partai, jadi banyak influencer beradaptasi dengan sistem tersebut,” ungkap laporan tersebut, dikutip dari The Register, Kamis (30/11/2023).

    Menurut laporan yang sama, tujuan menarik influencer asing adalah melindungi budaya, wacana, dan ideologi yang dikendalikan Partai Komunis China. Orang-orang dengan pengaruh besar di media sosial dianggap bisa mempromosikan narasi dibandingkan dengan media tradisional.

    China disebut membangun studio untuk mengakomodir para influencer asing tersebut. Bukan hanya itu, pemerintah setempat juga merangkul para mahasiswa internasional yang belajar di kampus-kampus dalam negeri.

    Para mahasiswa dikembangkan menjadi talenta muda dengan kemampuan multibahasa. Sementara itu, beberapa siswa lain ditawari hadiah untuk membuat video pro-China. Kabarnya beberapa perjalanan juga didanai oleh Beijing.

    Laporan itu memperingatkan langkah pemerintah Xi Jinping bisa mempersulit platform, pemerintah, dan warga asing lainnya. Mereka akan kesulitan membedakan mana konten propaganda dan tidak.



    Artikel Selanjutnya


    Facebook Blokir Konten China, 7.700 Akun Dihapus Gegara Ini

    (fab/fab)


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.