Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Wujud Keturunan Dinosaurus Secerdas Manusia Bikin Tercengang
    Insight News

    Wujud Keturunan Dinosaurus Secerdas Manusia Bikin Tercengang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Desember 2022Updated:27 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Jika tidak punah, dinosaurus disebut bisa memiliki kecerdasaan seperti manusia. Hantaman asteroid dengan kekuatan 10 miliar bom atom membuat dinosaurus punah 66 juta tahun yang lalu.

    Kejadian tersebut mengubah arah evolusi. Langit menjadi gelap, tanaman berhenti berfotosintesis, dan rantai makanan runtuh. Namun, peristiwa bencana ini memungkinkan evolusi manusia. Mamalia yang masih hidup berkembang biak, termasuk proto-primata kecil yang akan berevolusi menjadi kita sekarang.

    Pada 1980-an, ahli paleontologi Dale Russell mengusulkan eksperimen pemikiran tentang dinosaurus karnivora berevolusi menjadi pengguna alat yang cerdas seperti manusia, demikian dikutip dari Science Alert, Senin (26/12/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Disebut sebagai “Dinosauroid”, ia memiliki otak yang besar, ibu jari yang berlawanan, dan berjalan tegak, seperti yang dibahas dalam Jurnal Ilmu Bumi Kanada.

    Benang merah yang menghubungkan dinosaurus bahwa mereka adalah sauropoda. Di mana memiliki anatomi sauropoda, yang terdiri dari paru-paru, tulang berongga dengan rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi, metabolisme, yang membuka potensi evolusi mereka. Itu membuat mereka tumbuh besar dengan cara yang tidak pernah dimiliki hewan darat sebelumnya.

    Demikian pula dinosaurus karnivora yang berulang kali mengembangkan predator besar. Lebih dari 100 juta tahun, megalosaurids, allosaurids, carcharodontosaurids, neovenatorids, dan akhirnya tyrannosaurus berevolusi menjadi predator puncak raksasa.

    Dinosaurus memiliki tubuh besar, namun mereka yang memiliki ukuran otak besar tidak begitu banyak. Dinosaurus memang menunjukkan kecenderungan lemah terhadap peningkatan ukuran otak dari waktu ke waktu. Dinosaurus Jurassic seperti Allosaurus, Stegosaurus, dan Brachiosaurus memiliki otak kecil.

    Menjelang akhir Cretaceous, 80 juta tahun kemudian, tyrannosaurus dan bebek telah berevolusi dengan otak yang lebih besar. Namun terlepas dari ukurannya, otak T. rex masih berbobot hanya 400 gram. Otak Velociraptor memiliki berat 15 gram. Rata-rata otak manusia memiliki berat 1,3 kilogram.




    Foto: Canadian Museum of Nature
    Gambar model dinosauroid dan Dale Russell.

    Dinosaurus memang memasuki ceruk baru dari waktu ke waktu. Herbivora kecil menjadi lebih umum dan burung menjadi lebih beragam.

    Selain itu, dinosaurus juga mempunyai penglihatan yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan mamalia lainnya.

    Kemampuan mereka mengenal warna lebih bagus sehingga mereka juga akan memiliki tingkat waspada yang tinggi.

    Saat ini, beberapa keturunan dinosaurus, burung seperti burung gagak dan beo, memiliki otak yang kompleks. Mereka dapat menggunakan alat, berbicara dan berhitung. Ini menjadi salah satu bukti bahwa spekulasi Russel mungkin benar.

    Dan mamalia seperti kera, gajah, dan lumba-lumbalah yang mengembangkan otak terbesar dan perilaku paling kompleks.

    [Dexpert.co.id]

    (dem)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.