Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Wilayah RI Ini Sudah Tiga Bulan TIdak Turun Hujan
    Insight News

    Wilayah RI Ini Sudah Tiga Bulan TIdak Turun Hujan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 September 2023Updated:29 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional mengungkapkan dampak ngeri dari cuaca ekstrem panas mendidih di RI. Bahkan, ada wilayah di Indonesia yang sudah 3 bulan tidak turun hujan.

    Erma Yulihastin, Peneliti Ahli Utama Kepakaran Klimatologi dan Perubahan Iklim di BRIN, mengaku telah melakukan survei ke beberapa wilayah di Jawa soal dampak El Nino.

    “Pulau Jawa itu sudah 3 bulan tidak hujan di timur,” katanya dalam wawancara dalam program Profit di CNBC Indonesia TV, Jumat (29/9/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Hujan yang tidak pernah turun bahkan membuat waduk terbesar di wilayah bagian timur Jawa kering.

    “Waduk terbesar di Lamongan yang jadi sentra padi nasional itu sudah tidak ada airnya padahal itu waduk terbesar dengan puluhan ribu mengairi pertanian di lokasi di Jawa Timur sebagian dari Jawa Timur yang merupakan sentra,” katanya.

    Kondisi ini, menurutnya, akan terus berlanjut hingga 3 bulan ke depan karena cuaca kering masih terus berlanjut.

    “Tiga bulan ke depan berarti akan continue akan berlanjut kekeringannya. Bengawan Solo seperti apa? Pasti berkurang. Kali Brantas seperti apa. Nah itu penting banget, Pulau Jawa dulu yang harus diselamatkan,” kata Erma.

    Pemerintah harus mengatisipasi defisit air selama 3 bulan ke depan di Pulau Jawa sebagai sentra pangan nasional untuk menghindari paceklik.

    Setelah itu, perhatian pemerintah harus diarahkan ke potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

    “Antisipasinya tiga lokasi tersebut karena berhubungan dengan pertama pertanian soal pangan. Kedua, ini akan mensuplai asap itu yang harus ditekan diredam,” kata Erma.



    Artikel Selanjutnya


    BRIN Warning Panas Mendidih, Warga RI Siap-Siap Makin Gerah!

    (dem)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.