Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Wilayah AS Ikut Aturan Jokowi, Google Hapus Link Berita
    Insight News

    Wilayah AS Ikut Aturan Jokowi, Google Hapus Link Berita

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 April 2024Updated:13 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Negara bagian California di Amerika Serikat menerapkan aturan baru yang mengharuskan perusahaan seperti Google untuk membayar berita.  Google merespons regulasi ini dengan menghapus link dari website berita yang berbasis di California dari pencarian Google.

    Pemerintah negara bagian California memperkenalkan regulasi baru pada tahun lalu, yang mengharuskan perusahaan iklan online untuk membayar biaya tertentu, untuk menghubungkan warga California dengan sumber berita.

    Dalam blog yang dipublikasikan pada Jumat, VP Google News Partnership Jaffer Zaidi menyatakan penghapusan link tersebut adalah eksperimen jangka pendek.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Zaidi, dalam blog yang sama, juga menekankan bahwa regulasi yang bernama California Journalism Preservation Act (CJPA) adalah “cara yang salah untuk mendukung jurnalisme” dan menciptakan “ketidakpastian yang tidak akan diterima oleh perusahaan apapun.”

    Regulasi yang masih belum disahkan oleh badan legislatif California ini mirip dengan aturan Publisher Rights, yang tahun lalu diberlakukan oleh Presiden Jokowi di Indonesia. Aturan serupa juga telah diberlakukan oleh negara-negara Eropa, Kanada, dan Australia.

    Langkah pemerintah di berbagai negara ini mengundang respons platform-platform internet raksasa, terutama Google dan Meta. Meta adalah induk usaha Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

    Facebook telah menyatakan “mundur” dari bisnis berita dan mulai “mengosongkan” fitur News di Prancis, Jerman, dan Inggris. Meta juga telah memblokir fitur berbagi berita di aplikasi Facebook dan Instagram di Kanada.

    “Jika JCPA berlaku, akan ada perubahan signifikan dalam layanan yang bisa kami tawarkan untuk warga California dan trafik yang bisa kami sediakan untuk penerbit di California,” kata Zaidi.

    Pendukung penerapan JCPA di California menyatakan aturan ini membantu perusahaan berita untuk mendapatkan bagian yang lebih adil dari pendapatan iklan yang selama ini dikuasai oleh Apple, Google, dan Meta. Namun, pihak lain mengkritik aturan ini karena dinilai berpihak kepada perusahaan media besar.

    Google sebelumnya juga sempat menyatakan penolakan perusahaan untuk membayar berita dalam sistem serupa yang telah berlaku di Spanyol, Australia, Kanada, dan Selandia Baru. Namun, Google kini bekerja sama dengan perusahaan media di negara-negara tersebut.




    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.