Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»WhatsApp Bikin Baterai HP Boros, Telegram Kasih Solusinya
    Insight News

    WhatsApp Bikin Baterai HP Boros, Telegram Kasih Solusinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Maret 2023Updated:11 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Telegram baru saja meluncurkan mode ‘Power Saving’ untuk menghemat penggunaan baterai. Pengumuman ini satu langkah di depan WhatsApp yang belum memiliki mode serupa.

    WhatsApp hanya memiliki pengaturan menonaktifkan download otomatis media. Dengan begitu dapat menghemat baterai dan penyimpanan.

    Sementara mode baru Telegram akan aktif saat baterai berada di bawah persentase tertentu. TechCrunch mencatat ini bisa dikonfigurasikan, dikutip Jumat (10/3/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu Power Saving juga bisa mematikan fitur yang memakan daya terlalu banyak, seperti video dan GIF yang diputar otomatis, animasi stiker, dan pembaruan latar belakang.

    Telegram menyediakan menu untuk mengatur mode ini. Pengguna bisa memanfaatkan toogle untuk video yang diputar otomatis, GIF, animasi stiker dan emoji, efek antarmuka, pre-loading media, dan update latar belakang. Pengguna dapat mematikan fitur tersebut secara permanen.

    Telegram menyatakan telah menguji lebih dari 200 ponsel Android untuk fitur ini. Perusahaan menambahkan telah mengoptimalkan pengaturan default bagi penggunanya.

    Dalam beberapa waktu terakhir, Telegram memang telah meluncurkan beberapa fitur baru. Misalnya pengguna bisa mengontrol kecepatan pemutaran video pada chat.

    Jadi, pengguna dapat memilih kecepatan default seperti 0,5x, 1x, 1,5x, dan 2x. Selain itu juga bisa menggunakan slider untuk memilih kecepatan khusus.

    Telegram juga meluncurkan fitur undangan grup dengan link. Orang yang telah menonaktifkan opsi bergabung secara otomatis akan dikirimkan link untuk bergabung dengan grup.

    Untuk monetisasi, Telegram menyediakan layanan berbayar senilai US$ 5 (Rp 77 ribu) per bulan. Di dalamnya tersedia stiker dan reaksi eksklusif, serta kemampuan mengunggah file besar.



    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.