Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Waspada Serangan Dini Stroke, Hindari Makan Ini
    Inspiring You

    Waspada Serangan Dini Stroke, Hindari Makan Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman13 Maret 2023Updated:13 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Stroke menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di Indonesia. Stroke merupakan kondisi ketika pasokan darah ke otak mengalami pengurangan dan gangguan akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

    Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa 65% penderita stroke berisiko mengalami kecacatan fisik, sementara 15% lainnya berisiko meninggal dunia. Ia mengatakan, hanya 20% penderita stroke yang bisa sembuh total.

    Stroke dapat menyerang semua kalangan usia, termasuk generasi muda. Adapun faktor risiko utamanya, yakni hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, merokok, penyakit jantung, pengentalan darah, kurang gerak, hingga obesitas.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lantas, bagaimanakah cara agar terhindar dari risiko stroke?

    Menurut dokter spesialis bedah Saraf Eka Hospital BSD dan Kepala Departemen Bedah Saraf Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Setyo Widi Nugroho, salah satu upaya yang dapat menekan risiko stroke adalah mengubah pola makan sehari-hari, seperti menghindari makanan yang mengandung banyak pengawet.

    “Makan seimbang. Makan seimbang itu, seperti kalori, protein, lemak, dan mineral. Itu harus diusahakan terpenuhi. [Termasuk] buah-buahan. Buah-buahan, kan, mineral dan antioksidan. Baik itu,” ujar dr. Setyo kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/3/2023).

    Selain itu, dr. Setyo tidak menyarankan seseorang untuk terlalu banyak menetapkan pantangan terhadap makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Sebab, hal tersebut justru dapat memicu stres yang dapat berpengaruh ke kesehatan.

    “Orang-orang, kan, banyak yang bilang ‘Makannya harus begini,’, ‘Makannya harus diatur,’, ‘Harus begini dan begitu,’. Itu malah buat kita stres,” ujar dr. Setyo.

    “Nikmati saja makannya. Makanlah yang enak. Hidup itu harus dinikmati, tetapi tidak ngawur. Hitung kalori sehari-hari agar cukup, protein cukup, minyak tidak berlebihan,” lanjutnya.

    Selain mengatur pola makan, ia juga menyebutkan bahwa sering melakukan aktivitas dan menggerakkan tubuh bisa menjadi faktor pendukung menekan risiko stroke. Sebab, kurang aktivitas dan berlebihan berat badan dapat meningkatkan risiko stroke.


    Artikel Selanjutnya


    Jangan Diabaikan! Ini 3 Kebiasaan Buruk Pemicu Stroke

    (pgr/pgr)


    Inspirasi Sukses Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.