Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Waspada! Orang Dewasa Berpotensi Tertutar Hepatitis Misterius
    Insight News

    Waspada! Orang Dewasa Berpotensi Tertutar Hepatitis Misterius

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Mei 2022Updated:15 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus hepatitis akut misterius terus bertambah di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Kasus hepatitis misterius ini kebanyakan menyerang anak-anak.

    Namun, Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta mengingatkan orang dewasa atau lanjut usia tetap berpotensi tertular hepatitis akut yang masih misterius.

    “Dari kasus-kasus yang ada di dunia itu terjadi pada anak umur satu bulan sampai 16 tahun, tapi sebenarnya bisa mengenai ke semua usia bila berhubungan dengan pasien hepatitis akut,” ujar Kepala Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi RSPI Sulianti Saroso Jakarta Titi Sundari,
    dilaporkan Antara dan dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (13/5/2022).

    Tapi hingga saat ini, ia mengatakan, kasus penyakit hepatitis akut baru dilaporkan terjadi pada anak dengan usia satu bulan hingga 16 tahun.

    Ia menyampaikan salah satu upaya terhindar dari penularan penyakit, termasuk hepatitis akut, yakni dengan menjaga kebersihan tangan. Pihaknya pun menyarankan kepada masyarakat lebih sering mencuci tangan dengan sabun, dibilas air mengalir.

    “Fungsi dari sabun adalah menurunkan tegangan permukaan dari tangan sehingga kuman yang melekat akan mudah lepas,” tuturnya.

    Ia meminta masyarakat agar mencuci tangan dengan benar dari telapak tangan hingga ujung jari.

    “Mencuci tangan tidak hanya sekadar dengan membasuh air saja, apalagi tidak memakai sabun. Setelah cuci tangan jangan lupa untuk mengeringkan agar tetap higienis,” ucapnya.

    Selain dengan sabun, lanjut dia, membersihkan tangan juga bisa dengan penyanitasi tangan. Alkohol pada penyanitasi tangan berperan sebagai antiseptik yang bisa membunuh 90 persen antibakteri, antivirus, dan antijamur.

    Namun pada kasus hepatitis akut, ia mengatakan, masyarakat disarankan untuk lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

    Pasalnya, pada kasus hepatitis akut sekarang ini dicurigai penyebab salah satunya adalah adenovirus, di mana alkohol 70 persen pada penyanitasi tangan tidak cukup efektif untuk membunuh kuman tersebut.

    “Sehingga pedoman WHO pun menyampaikan bahwa mencuci tangan lebih baik dengan sabun dan air mengalir.” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Hepatitis Misterius Tewaskan 3 Anak, Kemenkes Lakukan Ini

    (roy/roy)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.