Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Waspada Malware Pencuri Data di Aplikasi Doa & Arah Kiblat
    Insight News

    Waspada Malware Pencuri Data di Aplikasi Doa & Arah Kiblat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 April 2022Updated:11 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC indonesia – Sejumlah aplikasi dilaporkan mengandul malware yang mampu mencuri data. Beberapa diantaranya merupakan aplikasi terkait doa dan arah kiblat.

    Serangan malware ini ditemukan oleh Serge Egelman dari UC Berkeley dan Joel Reardon dari Universitas Calgary. Seluruh aplikasi yang terinfeksi mampu mengambil data pengguna diam-diam.

    Keduanya telah melaporkan temuan mereka pada regulator federal serta Google. Egelman mengatakan aplikasi tersebut “tanpa diragukan lagi digambarkan sebagai Malware”.

    Bukan hanya aplikasi terkait doa dan arah kiblat, namun para peneliti menemukan malware juga berada di aplikasi cuaca, radar jalan raya, hingga pemindai QR. Kabarnya seluruh aplikasi itu diunduh pada sebanyak 60 juta perangkat seluler.

    Aplikasi-aplikasi tersebut berisi kode yang bisa mengumpulkan informasi pribadi dari lokasi tepat pengguna, email, dan nomor ponsel.

    Kode tersebut dibuat oleh Measurement Systems. Ini adalah perusahaan yang dilaporkan terkait dengan kontraktor pertahanan Virginia. Mereka melakukan intelijen siber serta bagi badan keamanan nasional, Engadget melaporkan yang telah membantah tuduhan tersebut.

    Perusahaan itu membayar pengembang dengan tujuan menambahkan kit pengembang perangkat (SDK) pada aplikasi. Pengembang dibayar serta menerima informasi terkait basis pengguna mereka.

    Seorang pengembang aplikasi menyatakan diberitahu kode itu mengumpulkan data atas nama ISP bersama dengan perusahaan jasa keuangan dan energi. Perusahaan juga menginginkan data terutama dari Timur Tengah, Eropa Tengah, dan Timur, serta Asia.

    “Database yang memetakan email dan nomor telepon seseorang yang sebenarnya ke riwayat lokasi GPS sangat menakutkan, serta bisa dengan mudah digunakan untuk menjalankan layanan mencari riwayat lokasi seseorang hanya dengan mengetahui nomor telepon atau email mereka, yang bisa digunakan untuk menargetkan jurnalis, dissidents pembangkang, rival politik,” jelas Reardon.

    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.