Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Waspada, Ada 500 RIbu Aduan Penipu Online Penguras Rekening di RI
    Insight News

    Waspada, Ada 500 RIbu Aduan Penipu Online Penguras Rekening di RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 September 2024Updated:3 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria, menyebut ada 572 ribu aduan terkait fraud atau penipuan online yang masuk melalui kanal layanan Cekrekening.id sepanjang 2017-2024.

    “Jenis fraud yang mendominasi adalah penipuan jual-beli online dan investasi fiktif online,” ujar Nezar saat ditemui di Jakarta, Selasa (3/8/204).

    Cekrekening.id merupakan sarana aduan masyarakat untuk melaporkan nomor rekening yang diduga menjadi sasaran tindak pidana penipuan.

    Sementara menurut Badan Cyber dan Sandi Negara (BSSN) ratusan juta serangan cyber terhadap Indonesia setiap tahun. Tahun lalu tercatat setidaknya 279 juta serangan siber.

    Dibandingkan dengan tahun sebelumnya serangan cyber terhadap Indonesia makin turun dengan 24%.

    Untuk memberikan perlindungan terhadap ekosistem digital di Indonesia, serta melakukan penegakan hukum dan pencegahan kejahatan siber, Kementerian Kominfo sudah menyusun regulasi untuk melindungi ruang digital Indonesia dengan seperangkat Undang-Undang, yaitu Undang-Undang No.1 tahun 2024 tentang Revisi Kedua Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Peraturan Pemerintah No.71 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

    Regulasi ini adalah bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk mengelola aktivitas di dalam ruang elektronik dan digital agar lebih aman dan tepercaya.

    Nezar menyatakan perusahaan di Indonesia harus selalu waspada terhadap potensi serangan siber yang dampaknya luar biasa terhadap bisnis.

    “Kami tentu saja menginginkan adanya ekosistem digital yang sehat, ekosistem digital yang punya daya tahan terhadap serangan-serangan kejahatan cyber ini,”

    Kementerian Kominfo terus berupaya bersama ekosistem bisnis digital yang ada di Indonesia untuk terus memperbaiki baik pada tingkat teknologi maupun pada level regulasi.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Pusat Data Nasional Bobol, Siapa Yang Harus Tanggung Jawab?





    Next Article



    PDN Diserang Hacker, BSSN Cari Bocornya Lewat Mana



    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.