Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Waspada 6 Modus Penipuan Investasi, Kripto sampai Potong Babi
    Insight News

    Waspada 6 Modus Penipuan Investasi, Kripto sampai Potong Babi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 November 2022Updated:22 November 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Investasi ilegal semakin marak terjadi. Bahkan menurut laporan Satgas Waspada Investasi (SWI), kerugian akibat hal tersebut mencapai Rp 109,67 triliun sepanjang tahun 2022 ini.

    Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi sejak 2018, dengan jumlah selama hampir lima tahun terakhir mencapai Rp 123,51 triliun. Pada 2018 sendrii kerugiannya mencapai Rp 1,4 triliun dan meningkat menjadi Rp 4 triliun satu tahun berikutnya.

    Pada 2020, kerugiannya kembali meningkat menjadi Rp 5,9 triliun. Sedikit menurun tahun lalu yakni RP 2,54 triliun namun akhirnya kembali meroket menjadi Rp 109,57 triliun di tahun ini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pelaku investasi ilegal menggunakan berbagai macam modus untuk menjerat korbannya. Berikut beberapa modusnya:

    1. Binary Option

    Modus ini membuat trader memprediksi harga suatu instrumen apakah akan naik atau penurunan dalam jangka waktu tertentu. “Binary option judi berkedok trading, memasukan uang menebak satu waktu tertentu naik atau turun. Seperti judi,” jelas Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam Tobing, dalam Sosialisasi Waspada Investasi dan Pinjol Ilegal yang ditayangkan kanal Youtube IPB TV.

    2. Robot Trading

    Robot trading akan menjanjikan janji imbal hasil tetap dan komisi perekrutan member baru. Trading juga dilakukan secara otomatis tanpa campur tangan pengguna.

    Tongam menjelaskan sebenarnya robot trading merupakan alat membantu kapan harus menjual atau membeli investasi. “Dia meminta memasukan deposit margin. Korban orang pendidikan, orang-orang punya uang deposit ratusan juta hingga puluhan miliaran,” ungkap Tongam.

    3. Aset Kripto

    Tongam mengingatkan jika investasi pada aset kripto nilainya bersifat fluktuatif. Jadi tidak ada dengan janji imbal hasil tetap.

    “Hati-hati perdagangan kripto minta deposi dan bunga, dikasih dalam bentuk koin. Enggak laku token hanya laku di komunitas,” kata Tongam.

    4. Pig Butchering Scam

    Modus ini merupakan jenis penipuan investasi kripto pada platform kripto palsu dengan janji imbal hasil besar. Korban juga akan dimanipulasi dalam jangka waktu tertentu, agar bisa menaruh modal dan dana terkuras.

    “Perkenalan dengan orang-orang tidak dikenal melalui media sosial, data-data kita diminta diserahkan sampai dana tabungan. Jangan menyerahkan data,” jelasnya.

    5. Penasihat Investasi Ilegal

    Dia mencontohkan salah satu kasus yang terkenal terkait penasihatĀ investasi adalah Jouska. Tongam juga mengingatkan jangan melakukan kegiatan dengan penasihat tanpa izin.

    6. Skema Money Game

    Skema ini menggunakan konsep gali lubang tutup lubang. Semua orang, terutama yang sudah lama bergabung, akan senang karena masih ada yang kena tipu.

    “Money game di Indonesia digemari karena orang pertama diuntungkan, yang rugi belakangan,” kata Tongam.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    CEk Segera! Ini 10 Investasi Ilegal yang Ditutup Satgas SWI


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.