Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Waduh! RI Pusat Penipuan Online Nomor 1, Buka Email Duit Raib
    Insight News

    Waduh! RI Pusat Penipuan Online Nomor 1, Buka Email Duit Raib

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Maret 2023Updated:20 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia menjadi negara nomor satu kasus phishing keuangan tertinggi di Asia Tenggara. Jumlahnya juga lebih dari 200 ribu kasus sepanjang tahun lalu.

    Dalam laporan Kaspersky, Indonesia disebut memiliki jumlah insiden phishing keuangan sebanyak 208.238 kasus. Berikutnya adalah Vietnam, sebanyak 172.694 kasus.

    Sementara itu Malaysia memiliki 120.656 insiden dan Thailand 101.461 kasus. Fillipina dan Singapura memiliki kasus di bawah 100 ribu yakni 52.914 insiden dan 22.109 kasus.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kaspersky menjelaskan phishing keuangan bukan hanya terjadi pada perbankan. Namun juga terkait sistem pembayaran (meniru brand terkenal seperti Paypal, Mastercard, American Express, serta Visa) dan e-shop (toko online seperti Amazon, Apple Store, Steam, serta eBay).

    “Bukanlah sebuah hal baru melihat perusahaan menjadi sasaran phishing keuangan, tetapi kita harus ingat di sini bahwa bisnis, pada intinya, masih terdiri atas manusia. Phishing adalah jenis serangan rekayasa sosial,” kata General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky, Yeo Siang Tiong dalam keterangan resminya, dikutip Senin (20/3/2023).

    “Serangan rekayasa sosial dijuluki sebagai peretasan pikiran manusia. Dengan sembilan dari sepuluh karyawan yang membutuhkan pelatihan keterampilan keamanan siber dasar, penjahat dunia maya mengetahui bahwa para karyawan tetap menjadi celah paling mudah untuk melancarkan serangan siber terhadap perusahaan”.

    Sementara itu, email disebut juga menjadi gerbang dari 91% serangan siber. Ini diperparah dengan satu dari lima orang mengklik tautan pada email yang masuk dalam kasus phishing.

    Menurut Kasperksy, fakta ini menunjukkan karyawan tidak memperhatikan jebakan tersembunyi pada email dan pemberitahuan masalah pengiriman online.

    Email jebakan yang paling banyak diklik termasuk terkait konfirmasi reservasi pada layanan pemesanan sebanyak 11%. Selain itu ada juga terkait pemberitahuan penempatan pesanan (11%) dan pengumuman kontes IKEA (10%).



    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.