Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Viral Wanita Ini Bawa Mayat ke Bank Demi Pinjaman Rp52 Juta
    Inspiring You

    Viral Wanita Ini Bawa Mayat ke Bank Demi Pinjaman Rp52 Juta

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman18 April 2024Updated:18 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Perempuan asal Brasil nekat membawa mayat laki-laki yang sudah meninggal berjam-jam untuk menandatangani pengajuan pinjaman uang dari bank.

    Melansir dari Reuters, perempuan bernama Erika Vieira Nunes nekat membawa laki-laki berusia 68 tahun yang sudah meninggal dengan kursi roda ke bank di pinggiran kota Rio de Janeiro, Brasil. Dia membujuk mayat itu untuk menandatangani surat pengajuan pinjaman.

    Menurut video yang beredar, Nunes mengaku kepada teller bahwa laki-laki yang dia panggil paman itu ingin mengajukan pinjaman sebesar 17 ribu reais atau sekitar Rp52,5 juta (asumsi kurs Rp3.091/reais).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam video yang sama, Nunes tampak meminta mayat tersebut untuk memegang pulpen dan menandatangani surat yang sudah diletakkan di atas meja.

    “Paman Paulo, apakah kamu mendengarkan? Kamu harus menandatanganinya. Kalau tidak, kita tidak bisa mendapatkannya (uang pinjaman),” kata Nunes kepada mayat dengan bahasa Brasil, dikutip Kamis (18/4/2024).

    “Aku tidak bisa menandatanganinya untukmu. Tanda tangani di dokumen ini, Paulo Roberto Braga. Pegang ini (pulpen) erat-erat,” lanjutnya sambil memegang pena.

    Selama melakukan percakapan, kepala mayat terlihat terus terjatuh saat Nunes tidak memegangnya. Hal ini memancing rasa curiga para staf bank. Namun, ia tetap bersikeras meyakinkan para staf.

    “Apakah kamu melihat dia (mayat) memegang pulpennya?” tanya Nunes kepada staf bank.

    “Aku tidak melihatnya,” jawab staf bank tersebut.

    Mendengar jawaban itu, Nunes kembali memaksa sang jenazah untuk memegang pulpen agar dapat menandatangani dokumen yang telah disiapkan.

    “Pegang ini, paman. Tanda tangan. (Pinjaman) ini supaya kita tidak “sakit kepala”,” ujar Nunes.

    Melihat mayat laki-laki dengan pakaian berwarna biru itu tidak merespons, staf bank mengatakan bahwa ia tampak tidak sehat. Pegawai bank lalu memanggil polisi dan menuduh Nunes melakukan penipuan.

    Sementara itu, pengacara Nunes berdalih bahwa laki-laki tersebut meninggal di bank. Namun, analisis forensik kepolisian menetapkan bahwa laki-laki tersebut sudah meninggal sejak lama.

    (rns/rns)


    Innovation Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.