Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Viral Bayi Dianiaya di Daycare Depok, Ternyata Ini Motifnya
    Inspiring You

    Viral Bayi Dianiaya di Daycare Depok, Ternyata Ini Motifnya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman1 Agustus 2024Updated:2 Agustus 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemilik Wensen School Depok, Meita Irianty alias Tata Irianty mengungkap motif dia menganiaya dua balita di daycare miliknya. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Kamis (1/8/2024).

    Kapolres Metro Depok, Kombes Arya Perdana menyebut bahwa Meita yang juga merupakan influencer parenting mengaku khilaf telah menganiaya dua balita di daycare miliknya. Meskipun demikian, pihak kepolisian akan tetap mendalami secara khusus terkait motif tindakan Meita sekaligus melakukan pemeriksaan psikologis.

    “Jadi, kalau motif sementara kami sudah tanyakan. Yang bersangkutan (Meita) menyatakan khilaf, tetapi untuk motif secara khususnya nanti kita akan dalami saat pemeriksaan,” ujar Arya, dikutip dari detiknews.

    “Termasuk nanti yang bersangkutan akan kami periksa dari psikologinya,” sambungnya.

    Selama konferensi pers, Meita yang menggunakan baju tahanan dilaporkan mengalami mual beberapa kali. Dua petugas yang mendampingi Meita menyebut bahwa ia sedang hamil empat bulan.

    Arya mengatakan, pihaknya bakal tetap melakukan pemeriksaan terhadap Meita meskipun ia dalam kondisi hamil. Jika terdapat masalah kesehatan maka Meita akan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

    “Tetap kita lakukan pemeriksaan, tidak ada masalah. Namun, kalau ada masalah kita akan larikan ke rumah sakit,” tegas Arya, dikutip dari CNN Indonesia.

    “Tentu rumah sakit Kramat Jati Polri yang memang berwenang melakukan itu. Kalaupun harus dibantarkan, ya, kita bantarkan, tetapi penahanan tetap kita lakukan,” sambungnya.

    Usai Arya memberikan pernyataan, Meita disebut hanya terdiam saat diberi sejumlah pertanyaan oleh awak media.

    Sebelumnya, Wensen School yang terletak di Jalan Putri Tunggal, Harjamukti, Depok, Jawa Barat menjadi sorotan publik setelah munculnya laporan dugaan penganiayaan terhadap dua anak. Arya menyebut, sejauh ini korban yang sudah diketahui adalah MK yang berusia dua tahun dan HW berusia sembilan bulan.

    Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis dari CCTV, penganiayaan terhadap kedua anak tersebut dilakukan Meita dalam waktu yang berbeda. Menurut Arya, ada tiga video dengan korban yang berbeda.

    Arya mengungkapkan bahwa MK mengalami kondisi fisik yang baik, tetapi mengalami trauma. Adapun, kondisi MK akan didalami melalui visum psikiatrikum.

    Sementara itu, sejauh ini HW diduga mengalami dislokasi kaki. Dalam waktu dekat, HW akan melaksanakan prosedur visum dan rontgen.

    “Nanti hasil visumnya begitu muncul akan kita sampaikan. Tetapi ada dugaan dislokasi pada kaki. Tapi nanti ini kita tanyakan pada dokter yang berhak menyerahkan itu kan dokter ya. Hasil visum bagaimana nanti disampaikan,” jelas Arya.

    Akibat penganiayaan tersebut, Meita telah ditetapkan sebagai tersangka, ditahan, dan dijerat Pasal 80 ayat (1) Jo Pasal 80 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun.

    (rns/rns)

    Saksikan video di bawah ini:

    Inovasi Unik Brand Perawatan Tubuh Berebut Pasar RI

    Innovation Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.