Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Valuasi Rp 15,6 T, Telkom Dikabarkan Jual Saham Bisnis Data Center
    Insight News

    Valuasi Rp 15,6 T, Telkom Dikabarkan Jual Saham Bisnis Data Center

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Februari 2024Updated:6 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Telkom Indonesia dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menjual saham unit bisnis pusat data (data center), dan diperkirakan akan menyelesaikan proses penjualan pada semester kedua tahun ini.

    Perseroan sedang dalam proses memilih penasihat keuangan dan mempertimbangkan berapa banyak saham yang akan dijual, menurut Senior Vice President Corporate Communication dan Investor Relations Telkom Ahmad Reza, dikutip dari Reuters, Selasa (6/2/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut dua sumber yang mengetahui rencana tersebut, penjualan saham minoritas diperkirakan akan dimulai pada bulan Maret mendatang. Aksi korporasi ini bisa mendorong valuasi bisnis data center Telkom lebih dari $1 miliar.

    Reza tidak berkomentar mengenai besaran kepemilikan, kapan penjualan akan dimulai, atau valuasinya. Namun ia mengatakan monetisasi bisnis data center masih dalam pembahasan dan Telkom belum memiliki target khusus.

    Diharapkan, kerja sama dengan mitra strategis global atau investor finansial yang kuat dapat membantu Telkom memperluas bisnis data center lebih luas lagi, baik secara lokal maupun global.

    Perusahaan plat merah itu memiliki 28 data center, yang mencakup 23 di dalam negeri dan 5 di luar negeri, menurut laporan tahunan tahun 2022.

    Telkom bersaing dengan beberapa perusahaan yang juga mendirikan pusat data seperti DCI Indonesia, Princeton DG, dan NTT Communication.

    “Seiring dengan pesatnya pertumbuhan penetrasi internet di seluruh dunia, bisnis data center menjadi aset yang menarik untuk berinvestasi, termasuk di Indonesia,” kata Reza.




    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.