Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Vaksin Sinovac Bisa Buat Anak 6-11 Tahun, Kapan Disuntikkan?
    Insight News

    Vaksin Sinovac Bisa Buat Anak 6-11 Tahun, Kapan Disuntikkan?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 November 2021Updated:2 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin Sinovac untuk disuntikkan pada anak usia 6-11 tahun. Kapan vaksin ini mulai disuntikkan ke anak?

    Menurut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, pihaknya menunggu rekomendasi dari berbagai pihak.

    “Kita akan menunggu rekomendasi ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) dan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) untuk proses pelaksanaannya termasuk proses skrining,” jelas Siti Nadia seperti dikutip Selasa (2/11/2021).

    Selain itu, Siti Nadia menambahkan pihak Kemenkes juga memastikan pasokan vaksin dari Sinovac. Sebab dengan penggunaan vaksinasi pada anak akan ada penambahan kebutuhan.

    “Sambil kita memastikan supply (pasokan) vaksin dari Sinovac karena akan ada penambahan kebutuhan,” ungkapnya.

    Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membuka opsi untuk menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada anak pada awal tahun depan. Indonesia sendiri sudah memulai vaksinasi kepada anak usia 12-17 tahun.

    “Rencananya sudah keluar uji klinis bisa mulai gunakan awal tahun depan,” kata Budi dalam konferensi pers online, Selasa (26/10/2021).

    Sebelumnya, Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan efikasi vaksin Sinovac ini mengikuti efikasi vaksin Sinovac sebelumnya yang telah dilakukan uji klinis di Bandung. Hasilnya 65,3%.

    “Jadi hasil uji klinis anak-anak ini lebih ke aspek keamanan dan imunogenitas, yang menunjukkan persentasinya cukup tinggi 96%,” ujar Penny Lukito dalam keterangan pers di Jakarta kemarin.

    Imunogenitas adalah kemampuan vaksin untuk menimbulkan respons imun pada individu yang telah divaksin. Dalam studi tersebut disebutkan vaksin Sinovac bisa menginduksi pembentukan netralisasi.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.