Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Vaksin Covid-19 Merek Apa yang Cocok Untuk Booster Warga RI?
    Insight News

    Vaksin Covid-19 Merek Apa yang Cocok Untuk Booster Warga RI?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 November 2021Updated:18 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Vaksin booster untuk Covid-19 disebut bisa untuk semua kelompok masyarakat dan tidak ada masalah. Ini diceritakan oleh Zubairi Djoerban, Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) saat tenaga kesehatan diberi booster.

    Dia mengatakan meski ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) tapi itupun rendah. Serta beberapa keluhan seperti nyeri juga hilang dalam beberapa hari.

    “Booster walaupun dunia belum terlalu banyak. Beberapa uji klinik melakukan booster enggak masalah. Nakes sudah di booster KIPI rendah sekali,” kata Zubairi, dalam dialog online di kanal youtube FMB 9, Kamis (18/11/2021).

    Dalam sebuah kesempatan bulan Oktober lalu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan prioritas pemberian booster adalah pada beberapa kelompok masyarakat saja. Pertama adalah yang masuk risiko tinggi yaitu tenaga kesehatan dan lansia.

    “Nakes dan lansia (yang risiko tinggi), masyarakat kategori terganggu imunitas terkena HIV dan kanker,” kata Budi pada Selasa (26/10/2021).

    Sementara itu soal berapa kali booster diberikan, Zubairi belum mengetahuinya. Namun dalam kasus hepatitis b yang sebelumnya wajib melakukan dosis tambahan ternyata tidak diperlukan lagi.

    Sementara pada kasus influenza perlu diberikan vaksin tiap tahunnya. Sebab tidak mempan lagi pada vaksin yang sudah diberikan sebelumnya.

    “Belum tahu masih bisa setahun sekali cukup booster dan selesai,” jelas Zubairi.

    Dia menambahkan dosis ketiga sebaiknya diberikan setelah vaksinasi kedua telah diberikan. Untuk jenisnya, menurutnya yang terbaik yang sudah ada.

    Sebagai informasi, tenaga kesehatan mendapatkan dosis ketiga Moderna. Sementara dua dosis awal diberikan vaksin dari Sinovac.

    “Booster menurut saya yang mana terbaik yang ada sekitar kita. Beda platform bagus pake sama boleh. enam bulan setelah vaksinasi yang kedua,” ungkapnya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.