Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Vaksin Booster Tingkatkan Antibodi Lawan Covid, Ini Buktinya
    Insight News

    Vaksin Booster Tingkatkan Antibodi Lawan Covid, Ini Buktinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 April 2022Updated:20 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Vaksin booster terbukti dapat meningkatkan antibodi dari virus corona. Hal tersebut diungkap melalui survei serologi antibodi yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan Tim Pandemi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI).

    Peneliti FKM UI Pandu Riono mengatakan pada Maret 2022, perubahan antibodi mengalami peningkatan menjadi sekitar 86%.

    “Kita lihat, ternyata 86% terjadi peningkatan perubahan antibodi. Kita bandingkan antara dua periode waktu yang berbeda,” kata Pandu pada konferensi pers virtual, Rabu (20/4/2022).

    Faktor yang membuat perubahan kadar antibodi ini terjadi salah satunya karena vaksinasi. Contohnya, individu yang Desember lalu belum mendapat vaksin sama sekali, lalu pada Maret mendapatkan dua kali suntikan, meningkat antibodinya lebih tinggi hingga 98,9%.

    Sementara itu, yang 3 bulan lalu baru mendapat vaksin pertama dan kini sudah menerima suntikan kedua, peningkatan kadar antibodinya 86%.

    Adapun, yang pada Desember sudah mendapat dosis lengkap, sedangkan pada Maret mendapat booster, terjadi kenaikan tingkat antibodi hingga 97,9%.

    “Jadi, booster memang yang paling tinggi untuk meningkatkan kadar antibodi, juga termasuk dua kelompok yang tinggi, yang tadinya belum divaksin kemudian divaksinasi lengkap,” ujar Pandu.

    Sebagai informasi, sebelumnya, telah dilakukan survei serupa pada Desember 2021. Survei yang dilakukan memotret situasi di 21 kabupaten/kota di tujuh provinsi Jawa dan Bali. Provinsi tersebut ialah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Bali.

    Adapun kerangka sampel penduduk menggunakan responden terpilih pada survei pada Desember lalu.

    [Dexpert.co.id]

    (luc/luc)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.