Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»UMKM Cuma Melek Digital Tapi Takut Pindah dari Manual
    Insight News

    UMKM Cuma Melek Digital Tapi Takut Pindah dari Manual

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 November 2023Updated:13 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Banyak UMKM yang ternyata masih menggunakan cara manual menjalankan bisnisnya. Ini terjadi di tengah perkembangan teknologi dan sejumlah UMKM lain yang sudah go digital.

    Director & Chief Business Officer PT Indosat Tbk. (Indosat Ooredoo Hutchison) Muhammad Buldansyah mengungkapkan masih banyak UMKM yang mencatat keuangan secara manual. Selain itu banyak dari mereka yang mengetahui digital tetapi tidak tahu menggunakannya.

    “Tahu digital hanya tahu aja. Tapi enggak ngerti cara menggunakannya,” kata pria yang bernama panggilan Danny, dalam acara Ngobrol Santai di Jakarta, Rabu (8/11/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ini menjadi keterbatasan untuk UMKM naik ke level yang lebih tinggi. Ada juga masalah kurangnya akses ke pelanggan dan akses ke keuangan yang masih terbatas.

    Untuk akses ke pelanggan, kebanyakan UMKM tidak bisa menjangkau pembeli yang lokasinya terlalu jauh dari asalnya. Danny mengatakan UMKM tersebut hanya bersifat lokal.

    Sementara untuk keuangan, biasanya UMKM akan kesulitan mengerjakan pesanan dengan jumlah besar. Karena modal yang dimiliki masih terbatas.

    Di Indonesia sendiri diperkirakan ada 60 juta UMKM. Sebagian besar atau 80%-90% yang berada di kelas mikro.

    “Untuk mereka bisa naik kelas challenge nya banyak. Banyaknya yang silih ganti. Punya gerobak jualan tahun depan enggak ada lain,” jelas dia.

    Sejak tahun lalu, Indosat telah mengembangkan ekosistem digital untuk UMKM melalui Indosat Digital Ecosystem (IDE). Ini memberikan banyak solusi dan fitur yang bisa digunakan untuk operasional para UMKM.

    IDE juga membentuk beberapa komponen. Mulai dari IDE Academy untuk edukasi dari para ahli, Wawasan IDE untuk mendapatkan berbagai data sesuatu kebutuhan bisnis, serta Toko IDE yang menyediakan solusi bisnis pada platform tersebut.

    “Kalau kita Indosat garis besar selain IDE mendukung digital transformasi ini salah satunya mengisi digital talent gap. Yang dibutuhkan Indonesia sekitar mendekati 1 juta yang dibutuhkan tiap tahun,” kata Danny.


    Artikel Selanjutnya


    Project S TikTok Shop Disebut ‘Bunuh’ UMKM RI, Apa Itu?


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.