Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ukuran Sejati Matahari Tampak Jelas, Planet Cuma Jadi Bintik
    Insight News

    Ukuran Sejati Matahari Tampak Jelas, Planet Cuma Jadi Bintik

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Februari 2023Updated:23 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Solar Orbiter, wahana antariksa yang khusus diluncurkan untuk memantau Matahari, menangkap fenomena yang tidak biasa. Merkurius tampak melintas di depan Matahari, menggambarkan betapa besarnya bintang yang menjadi sumbu Tata Surya tersebut.

    Merkurius berada di titik terdekatnya dengan Matahari pada 3 Januari 2023 lalu. Solar Orbiter berhasil merekam peristiwa tersebut dan mengirim gambar ke Badan Antariksa Eropa (ESA)

    Misterius terekam oleh instrumen yang diberi nama Polarimetric and Helioseismic Imager (PHI), Extreme Ultraviolet Imager (EUI), dan Spectral Imaging of the Coronal Environment (SPICE).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Di citra PHI, Merkurius tampak berbentuk bintik hitam di kanan bawah Matahari. Instrumen EUI menangkap gambar bergerak Merkurius saat planet terkecil di Tata Surya tersebut bergerak di hadapan Matahari yang seperti raksasa.

    Bagi Solar Orbiter, peristiwa Merkurius yang melintas di depan Matahari memberikan kesempatan untuk kalibrasi instrumen.

    Astronom sebetulnya sudah lama menggunakan momen seperti ini untuk memperkirakan ukuran Tata Surya. 

    [Gambas:Youtube]

    Para astronom di beberapa wilayah memantau momen transit Merkurius. Mereka kemudian membandingkan waktu yang mereka rekam dan menggunakan selisih waktu untuk merumuskan jarak antara Bumi dan Matahari memanfaatkan rumus trigonometri.

    Transit planet kini juga digunakan untuk mengidentifikasi planet di luar Tata Surya, yang disebut sebagai eksoplanet. Astronom mencari momen saat cahaya bintang meredup sekejap sebagai tanda planet melintas.

    Kemudian, dengan merekam momen redup tersebut secara berulang, lingkar orbit dan ukuran planet tersebut bisa diperhitungkan.


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.