Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ukraina Pakai Starlink Ngebom Tentara Rusia, SpaceX Protes
    Insight News

    Ukraina Pakai Starlink Ngebom Tentara Rusia, SpaceX Protes

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Februari 2023Updated:13 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – SpaceX membatasi penggunaan akses internet Starlink di Ukraina. Tujuannya adalah untuk mencegah jaringan internet satelit tersebut digunakan oleh drone tempur tentara Ukraina dalam perang melawan Rusia.

    Layanan internet Starlink sudah tersedia di Ukraina selama lebih dari 1 tahun untuk mendukung komunikasi warga dan militer dalam upaya membendung agresi militer Rusia.

    Presiden SpaceX Gwynne Shotwell mengatakan bahwa Starlink,”tidak untuk dijadikan senjata. Namun, Ukraina ternyata telah menggunakan Starlink bukan untuk tujuan awalnya dan tidak sesuai kesepakatan.”


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Shotwell kemudian menjelaskan bahwa militer Ukraina diketahui menggunakan Starlink untuk mengendalikan drone tempur. Drone digunakan untuk melacak posisi musuh, tembakan jarah jauh, hingga menjatuhkan bom.

    “Ada yang bisa kami lakukan untuk membatasi penggunaannya. Ada yang bisa kami lakukan, dan ada yang sudah kami lakukan,” katanya seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (9/2/2023).

    Dia menegaskan bahwa perjanjian antara SpaceX dan Ukraina menyatakan bahwa Starlink digunakan untuk menyediakan akses internet cepat ke rumah sakit, bank, dan keluarga yang terimbas oleh invasi Rusia.

    “Kami tahu pihak militer menggunakannya untuk komunikasi, itu tidak masalah. Namun, kami tidak pernah bermaksud memberikannya untuk aksi penyerangan,” kata Shotwell.

    SpaceX mengirim satu truk penuh terminal penerima sinyal internet satelit Starlink ke Ukraina. Terminal tersebut bisa tersambung dengan sekitar 4.000 satelit milik SpaceX dari lokasi manapun di permukaan Bumi.

    Pemerintah barat, termasuk Amerika Serikat dan Prancis, turut membiayai pengiriman terminal Starlink tambahan.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Iran Kiamat Internet, Elon Musk Siap Turun Tangan

    (dem)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.