Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Twitter Setop Tambah Karyawan, Akuisisi Elon Musk Lancar?
    Insight News

    Twitter Setop Tambah Karyawan, Akuisisi Elon Musk Lancar?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Mei 2022Updated:14 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Di tengah proses akuisisi oleh Elon Musk, Twitter ditinggalkan oleh dua petingginya. Selain itu, perusahaan media sosial tersebut membekukan tambahan pegawai baru.

    Reuters, mengutip email yang dikirimkan CEO Twitter Parag Agrawal kepada karyawan, melaporkan bahwa Kayvon Beykpour, Head of Consumer Twitter, dan Bruce Falck, Revenue Product Lead memutuskan segera melepaskan posisi mereka di perusahaan. Laporan ini kemudian dikonfirmasi oleh juru bicara perusahaan ke CNBC International.

    Dalam email yang sama, Agrawal juga menyatakan perusahaan akan berhenti menambah pegawai di mayoritas divisi, bahkan akan mengkaji ulang tawaran pekerjaan yang sudah dipublikasikan.

    Lewat cuitan di Twitter, Beykpour menegaskan bahwa dia meninggalkan Twitter karena diminta oleh Agrawal. “Parag meminta saya untuk keluar setelah memberi tahu bahwa ia ingin membawa tim ke arah yang berbeda.”

    Falck, lewat cuitan di Twitter, berterima kasih kepada timnya di Twitter tidak menjelaskan latar belakang kepergiannya dari perusahaan.

    Perubahan di posisi eksekutif perusahaan ini terjadi di tengah proses akuisisi oleh Elon Musk. Proposal akuisisi senilai US$44 miliar dari Elon Musk telah diterima oleh dewan komisaris Twitter.

    Kepada bank yang mendukung pendanaan rencana akuisisinya, menurut Reuters, Musk menyatakan akan memangkas gaji petinggi di Twitter dan mendorong perusahaan untuk menekan biaya.

    Di pasar saham, harga saham Twitter kini diperdagangkan US$8 lebih rendah dari valuasi yang ditetapkan Musk di proposal akuisisinya. Menurut CNBC International, ini adalah indikasi investor di bursa skeptis akuisisi oleh Musk bakal terealisasi.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Trump Tetap Ogah Ngetweet Meski Twitter Dibeli Elon Musk

    (dem/dem)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.