Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TV Analog Belum Dimatikan, Jabodetabek Masih Bagi-Bagi STB
    Insight News

    TV Analog Belum Dimatikan, Jabodetabek Masih Bagi-Bagi STB

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Agustus 2022Updated:27 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pembagian set-top-box (STB) untuk program Analog Switch Off (ASO) kepada masyarakat miskin terus dilakukan. Khusus untuk DKI Jakarta sudah ada 50.059 unit yang didistribusikan.

    Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia mengatakan wilayah Jabodetabek saat ini sedang melakukan distribusi STB. “Jabodetabek sedang distribusi STB dari swasta dan pemerintah,” jelasnya kepada CNBC Indonesia, Kamis (25/8/2022).

    Dalam peta sebaran distribusi yang dibagikan kepada CNBC Indonesia, DKI Jakarta telah dibagikan 50.059 STB. Wilayah lainnya seperti kota Bekasi ada 29.740 unit, kota Bogor 21.923 unit, dan kota Depok 51.189 unit.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu, kota Tangerang sebanyak 28.309 unit, kota Tangerang Selatan 38.800 unit, dan kabupaten Tangerang 23.363 unit.

    Pembagian STB adalah bagian dari program Analog Switch Off (ASO), yaitu migrasi teknologi siaran televisi analog ke digital. Setelah infrastruktur siap dan STB gratis sampai di kelompok masyarakat miskin, pemerintah akan mematikan siaran TV analog.

    Dalam rencana sebelumnya, Jabodetabek termasuk dalam wilayah yang siaran TV analognya akan dimatikan pada 25 Agustus 2022. Namun, kini pemerintah memilih pendekatan ASO multifase. Penghentian siaran analog tidak lagi mengikuti jadwal yang tetap, tetapi bergantung kepada kesiapan tiap daerah.

    Dalam sebuah acara pekan lalu, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Marullah Matali mengatakan rumah tangga miskin yang ada di wilayahnya sebanyak 123.888. Sedangkan STB yang telah didistribusikan 50.059 unit.

    Namun jumlah tersebut belum termasuk Kepulauan Seribu yang berjumlah 30 ribu. “Belum termasuk warga di Kepulauan Seribu ada 30 ribuan warga tidak masuk 50.059 rumah tangga. Bukan mengeluh ucapan terima kasih memberikan kontribusi 40 persen,” kata Marullah.

    Dia juga meminta agar ketimpangan dalam program bisa diperbaiki. Yakni dengan cara memperluas infrastruktur termasuk Kepulauan Seribu.

    Marullah mengatakan suksesnya program migrasi televisi analog ke digital ada bentuk akselerasi transformasi digital di Indonesia. Termasuk di Jakarta, yang memang sedang melakukan transformasi digital.

    “Suksesnya migrasi dapat mengakselerasi transformasi digital di Indonesia khususnya di Jakarta. Sekarang gencar-gencarnya melakukan transformasi digital,” kata Marullah.


    Artikel Selanjutnya


    TV Analog Dimatikan, Enggak Miskin Silakan Beli STB Sendiri


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.