Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tukang Cuci Piring Kini Berharta Rp 1.900 T, Terungkap Rahasianya
    Insight News

    Tukang Cuci Piring Kini Berharta Rp 1.900 T, Terungkap Rahasianya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Oktober 2024Updated:24 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Popularitas teknologi kecerdasan buatan (AI) membuat Nvidia makin berjaya. Produsen chip AI tersebut kini telah menjadi perusahaan paling bernilai ke-2 di dunia dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 3.423 triliun.

    Kinerja Nvidia terus melonjak dan memecahkan rekor baru setiap kuartalnya. Analis Mizuho memprediksi Nvidia saat ini meraup pangsa pasar chip AI sebesar 95%.

    Dengan bisnisnya yang moncer, pendiri sekaligus CEO Nvidia Jensen Huang pun makin bergelimang harta. Menurut laporan Forbes Real Time Billionaires, harta Huang saat ini diprediksi mencapai US$ 121,8 miliar atau setarap Rp 1.900 triliunan.

    Jauh sebelum menjadi orang terkaya ke-11 di dunia, Huang dulunya pernah bekerja sebagai tukang cuci piring di restoran waralaba makanan cepat saji Denny’s.

    Dari Denny’s juga ide awal Nvidia terbentuk. Dia bertemu dengan dua temannya Chris Malachowsky dan Curtis Priem di restoran itu pada tahun 1993.

    “Kami datang ke Denny’s ini, duduk di sana dan memutuskan memulai perusahaan ini. Sejujurnya saya tidak punya ide bagaimana melakukannya begitu juga mereka. Tak satupun dari kami tahu bagaimana melakukannya,” jelas Huang dikutip dari CNBC International.

    Nvidia yang mulanya dikenal sebagai pembuat chip GPU untuk video game, kemudian berevolusi menggarap chip AI. Pada 2016, Huang membawa supercomputer AI Nvidia pertama kalinya ke Elon Musk dan dewan direksi OpenAI, dikutip dari CBC News.

    Chip itu kemudian digunakan untuk membangun ChatGPT. Kini, raksasa teknologi berbondong-bondong memakai chip AI Nvidia untuk menjalankan layanan AI masing-masing.

    Huang sendiri tak menyangka produknya bisa membawa Nvidia ke posisi saat ini dan bisa membuatnya meraup harta kekayaan berlimpah.

    “Ini hal yang luar biasa. Seorang tukang cuci piring biasa bisa tumbuh seperti sekarang. Ini semua bukan keajaibak. Hanya 61 tahun kerja keras setiap harinya. Saya rasa itu [rahasianya],” kata pengusaha berusia 61 tahun tersebut.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Persaingan Ketat, Iphone Dihantam HP China





    Next Article



    Manusia Rp 1.800 T Makin Kaya, Bagikan Rahasia Tajir Melintir



    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.