Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tuduh Threads Instagram Aplikasi Curian, Twitter Punya Bukti
    Insight News

    Tuduh Threads Instagram Aplikasi Curian, Twitter Punya Bukti

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ancaman aplikasi Threads buatan Instagram direspons oleh Twitter. Pengacara Elon Musk melayangkan surat teguran kepada Meta dengan tuduhan perusahaan yang dikomandoi Mark Zuckerberg tersebut mencuri rahasia Twitter.

    Surat dari Alex Spiro, pengacara yang dikenal dekat dengan Elon Musk, sang pemilik Twitter, menuduh aplikasi Threads buatan Instagram dibuat oleh mantan pegawai Twitter. Eks pegawai Twitter diberi tugas khusus untuk mengembangkan aplikasi tiruan Twitter.

    Mengutip CNBC Internasional, Spiro tidak memberikan detail soal identitas karyawan Twitter yang menggunakan rahasia dagang milik Twitter untuk membuat aplikasi Threads. Namun, pesan tersebut menunjukkan Musk lumayan cemas atas ancaman Threads, yang didukung oleh basis pengguna dan kapasitas teknis Meta.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Tidak seorang pun di tim teknik Threads adalah mantan karyawan Twitter,” kata Andy Stone, direktur komunikasi Meta, memposting di Threads untuk menjawab tuduhan tersebut. “Itu [tuduhan] kosong,” imbuhnya.

    Sejak pembelian Twitter oleh Musk senilai US$44 miliar Oktober lalu, situs tersebut telah dipenuhi dengan tantangan, termasuk beberapa pengiklan yang menangguhkan kampanye mereka.

    Musk melakukan perampingan perusahaan dengan memangkas ribuan karyawan, sehingga membuatnya Twitter lelet dalam menanggapi berbagai permasalahan teknis.

    Spiro mengatakan Meta dilarang secara tegas untuk memanen data pengikut Twitter, tanpa memberikan bukti apapun bahwa Meta melaksanakan aktivitas tersebut.

    Musk sebelumnya menuduh bahwa pengumpulan data pengguna Twitter terjadi dalam skala besar, meskipun dia juga tidak memberikan contoh spesifik yang dimaksud.

    Pada Kamis(6/7), CEO baru Twitter Linda Yaccarino men-tweet bahwa perusahaan itu “sering ditiru”, sebuah kalimat yang jelas menyasar Threads.

    Semua pernyataan di atas Twitter ungkap di hari yang sama saat Threads diluncurkan. Threads merupakan aplikasi yang punya fungsi mirip Twitter.

    Namun karena masih baru, aplikasi masih kekurangan beberapa fitur penting, termasuk aplikasi web, dan belum menghasilkan pendapatan.


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Mau Sulap Twitter Jadi Google, Deadline 1 Minggu!

    (dem)


    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.