Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tragis! Karyawan Raksasa Ecommerce Meninggal Saat Kerja
    Insight News

    Tragis! Karyawan Raksasa Ecommerce Meninggal Saat Kerja

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Mei 2023Updated:24 Mei 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seorang pegawai Amazon ditemukan tewas di gudang milik raksasa e-commerce tersebut yang terletak di Fort Wane, Indiana, Amerika Serikat.

    Ia adalah Caes Gruesbeck, pria berusia 20 tahun yang sehari-hari bekerja di fasilitas gudang Amazon. Pada awal Mei lalu, ia sedang memperbaiki sistem konveyor yang tersendat.

    Sistem konveyor itu terletak tepat di atas kepalanya. Ia lantas mengoperasikan alat angkutan otomatis alias one-man lift untuk memperbaiki konveyor. Menurut juru bicara Amazon, kepala Gruesbeck terbentur pada sistem konveyor.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lebih lanjut, juru bicara Amazon memastikan Gruesbeck mengenakan alat pelindung diri sesuai prosedur, termasuk helm keras anti-benturan.

    Setelah insiden tersebut, Amazon menghentikan operasionalnya di gudang Fort Wane selama beberapa hari. Karyawan diminta tak ke gudang dan tetap mendapatkan gaji.

    Tak puas dengan pernyataan juru bicara Amazon, Lembaga Administrasi Keamanan dan Keselamatan Kerja AS (Osha) melakukan penyelidikan lebih lanjut.

    pada 2022 lalu, Osha menemukan lebih dari 1.100 kecelakaan kerja yang fatal akibat kelalaian sistem keamanan perusahaan.

    Osha dan Departemen Kehakiman AS saat ini menginvestigasi sejumlah fasilitas gudang Amazon untuk memastikan prosedur keselamatan kerja benar-benar diperhatikan.

    Karyawan Amazon Dilarang Bocorkan Bobrok Perusahaan

    Seorang pegawai Amazon mengklaim pihak manajemen melarang keras mereka berbicara dengan tim penyidik.

    “Mereka [manajemen Amazon] mengatakan siapa pun yang bicara dengan tim investigasi akan dipecat,” kata seorang pegawai, dikutip dari TheGuardian, Rabu (24/5/2023).

    Ketika ditanya soal arahan agar karyawan bungkam, juru bicara Amazon membantah. Ia sesumbar perusahaan membebaskan karyawannya untuk bersaksi, bahkan di hadapan media.

    Sementara itu, sejumlah pegawai Amazon mengatakan telah mengkritisi kondisi kerja di gudang yang dinilai tak aman. Hal tersebut memicu terjadinya kecelakaan kerja, bahkan berakibat fatal seperti yang dialami Gruesbeck.

    “One-man lift seharusnya tak berada di bawah sistem konveyor dengan jarak rendah seperti itu,” kata salah satu pegawai.

    Ia menjelaskan, one-man lift biasanya digunakan untuk membereskan kemasan pada sistem konveyor ketika terjadi kemacetan alat.

    “Kami semua memiliki banyak pertanyaan atas insiden ini. Sebagian dari kami masih trauma. Tak ada yang mau kehilangan pekerjaan, tetapi kami sadar sedang bekerja untuk monster,” ia menuturkan.

    Menanggapi hal tersebut, juru bicara Amazon mengatakan bahwa seluruh pegawai sudah dilatih untuk menggunakan one-man lift dengan benar.

    “Para pegawai yang terlatih, termasuk korban kecelakaan yang meninggal, sudah mampu mengoperasikan one-man lift,” kata dia.

    Kritik lain dari pegawai Amazon adalah soal transparansi perusahaan. Saat kecelakaan ditemukan, Amazon tak memberi tahu pegawai mengenai kondisi sebenarnya.

    Pegawai hanya diminta untuk tak datang ke gudang selama beberapa hari karena area sedang ditutup.

    “Saya rasa perusahaan tak peduli. Mereka seharusnya memberi tahu keadaan sebenarnya kepada kami,” kata seorang pegawai.




    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.