Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Top! Jokowi akan Luncurkan 3 Aplikasi Layanan Publik Terbaru Bulan ini
    Insight News

    Top! Jokowi akan Luncurkan 3 Aplikasi Layanan Publik Terbaru Bulan ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 September 2024Updated:4 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah akan melakukan rilis terbatas tiga produk INA Digital, yakni INA Ku, INA Gov, dan INA Pas. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas mengungkapkan peluncuran akan dilakukan pada bulan ini.

    “Dalam waktu dekat di September ini kita akan me-launching tiga layanan terbatas. Tiga layanan ini mencakup sembilan fitur awal,” kata Anas kepada wartawan usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/9/2024).

    Ia menjelaskan tiga aplikasi itu memiliki layanan yang berbeda. Seperti INA Gov adalah portal administrasi pemerintahan. Rencananya aplikasi ini juga akan terhubung dengan platform Smart ASN yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

    “Dari kurang lebih dua ribu aplikasi tinggal menjadi satu aplikasi yang di situ nanti orang ASN kita akan mudah bisa cek profil ASN, cek sasaran kinerja, pembelajaran mandiri. Yang semula ini antara BKN dan LAN ada aplikasi masing-masing, ke depan cukup satu saja,” jelas Anas.

    Aplikasi kedua, yakni INA Pas adalah platform identitas digital.

    “Alhamdulillah setelah lebih dari 36 kali rapat, kita sekarang sudah punya SSO di INA Pas untuk masuk ke layanan ke dalam Portal Nasional Digital ID,” jelas Anas.

    Kemudian aplikasi ketiga adalah INA Ku. Itu merupakan portal layanan publik yang mengintegrasikan layanan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Kementerian Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Sosial, dan BPJS Kesehatan. Anas mengatakan ada sembilan belas fitur awal yang bisa diakses dari aplikasi itu.

    Dari aplikasi ini bisa melakukan pengecekan pemberian imunisasi, sertifikat vaksin, mencari obat dan dokter dan lainnya. Selain itu layanan ini juga bisa melakukan pengecekan saldo Jaminan Hari Tua (JHT), pemberian bansos, hingga perubahan data kependudukan, dan lainnya.

    Lebih lanjut, Anas mengatakan rilis terbatas ini akan diluncurkan pada 40 ribu pengguna. Khususnya kepada ASN sebagai upaya proses uji coba.

    (Sumber: CNBC.com )

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Luhut Sebut Tak Perlu BTS Karena Ada Starlink, Operator Kecewa!





    Next Article



    Jokowi: Birokrasi Harusnya Melayani, Bukan Mempersulit & Memperlambat!



    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.